• Hari ini : Kamis, 19 Juli 2018

1.400 Warga Kelurahan Kupang Belum Miliki e-KTP

Foto/ilustrasi : Proses Pembuatan KTP
Foto/ilustrasi : Proses Pembuatan KTP

Kuala Kapuas, KP – Sebanyak 1.400 warga Keluarahan Kupang, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, belum memiliki e-KTP. Ini disebabkan aror dan gagalnya perekaman pembuatan e-KTP di kelurahan daerah setempat.

Lurah Kupang, Udit, SE, saat berada di Kantor Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas, Kalteng, Kamis (14/9) mengatakan, bahwa warganya yang saat ini belum memiliki e-KTP lantaran faktor ekonomi dan biaya tranfortasi untuk melakukan pengurusan ke Disdukcapil sangat jauh.

“Kalau dulu pihak dukcapil jemput bola untuk mendata dan memberikan pelayanan, namun data terdahulu ternyata eror secara teknis,’’ ujarnya.

Sementara itu, Kadisdukcapil Kabupaten Kapuas Ruseni melalui Kabid Pendaftaran dan Kependudukan, Sipie S Bungai menjelaskan, bahwa bukan saja masyarakat di Kelurahan Bataguh yang belum lengkap menerima pelayanan e-KTP. Namun di beberapa kecamatan lainnya mengalami hal yang sama.

“Seperti Kecamatan Pulau Petak, Kecamatan Tamban Catur, Kecamatan Pasak Talawang, Kecamatan Mandau Talawang, Kecamatan Timpah, Kecamatan Kapuas Tengah, dan Kecamatan Kapuas Hulu, juga mengalami hal yang sama,’’ kata dia.

Sipie menerangkan, bahwa Disdukcapil Kapuas sudah mengakhiri kontrak pemelihraan peralatan elektronik dengan pusat pada tahun 2015 lalu, sedangkan untuk penyerehan peralatanya masih belum dilakukan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah Kapuas.

Ditambahkannya, target tahun 2016 ini yang belum terekam e-KTP sebanyak kurang lebih 94.617.

Untuk wajib KTP warga Kapuas sebanyak 298.478 orang, yang belum sebanyak 94.617. Jadi yang sudah memiliki e-KTP sebanyak 208.816 orang.

“Pelayanan e-KTP selalu membludak di Disdukcapil, karena terkonsentrasi sementara ini,’’ katanya.

“Namun dalam waktu dekat ini kita akan kembali jemput bola melakukan rekaman-rekamam e-KTP seperti yang sudah pernah dilakukan sebelumnya, sambil menunggu anggaran dari pemerintah daerah,’’ pungkasnya. (Al/K-8)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua