• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

193 Warga Banjarbaru Terdeteksi HIV/AIDS

HIV ---  Sebanyak 193 warga Banjarbaru terdeteksi mengidap penyakit mematikan HIV/AIDS. (KP/IST)
HIV — Sebanyak 193 warga Banjarbaru terdeteksi mengidap penyakit mematikan HIV/AIDS. (KP/IST)

Banjarbaru, KP – Sebanyak 193 warga Banjarbaru terdeteksi mengidap penyakit mematikan HIV/AIDS. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Banjarbaru Edi Sampana mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan pendataan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kalsel.

“Ratusan pengidap HIV/AIDS yang tersebar di berbagai kawasan itu sesuai pendataan Dinkes Kalsel sejak 2012 hingga September 2016,” ungkapnya, kemarin.

Disebutkannya, hasil deteksi Dinkes Kalsel diketahui pada 2014 ditemukan 23 penderita, 2015 sebanyak 36 penderita dan 2016 hingga September 44 penderita. Jumlah warga yang positif mengidap HIV/AIDS tersebut, jauh dari estimasi Kementerian Kesehatan 2012 terkait pengidap HIV/AIDS di Banjarbaru yang mencapai 864 orang.

“Jumlah penderita yang berhasil di deteksi baru 193 orang, sehingga masih sangat banyak lagi yang belum diobati agar sembuh dan tidak menularkan lagi kepada orang lain,” ungkapnya.

Dia mengatakan, pihaknya bersama Dinkes Banjarbaru selalu berupaya menemukan penderita penyakit yang belum ada obatnya ini, sehingga bisa diobati secepatnya.

“Selain bisa diobati yang berguna untuk memperlambat serangan penyakit itu, juga agar mereka yang tertular tidak menulari orang lain, terutama pasangan sahnya,” ungkapnya.

Menurutnya, pelayanan bagi pengidap HIV/AIDS sudah dilakukan, seperti puskesmas yang memberikan pelayanan tentang AIDS dan tes HIV secara gratis. Disamping itu juga melaksanakan upaya di sektor hulu dengan memberi pemahaman komprehensif tentang HIV/AIDS, terutama kepada pelajar maupun mahasiswa.

“Kami juga memberikan konseling dan tes HIV kepada calon pengantin agar sesudah menikah tidak berperilaku yang berisiko tertular HIV” tandasnya. (wan/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua