• Hari ini : Selasa, 17 Juli 2018

2016 Ibukota Kecamatan di Kotabaru Terindikasi Baik

KP/Net SIRING LAUT KOTABARU
KP/Net
SIRING LAUT KOTABARU

Kotabaru, KP – Sedapat mungkin pada tahun 2016 sekarang seluruh ibukota Kecamatan terinterkoneksi dengan baik di Kabupaten Kotabaru. Sehingga, dalam menyelesaikan berbagai hal di kecamatan, dapat terlayani dengan relatif cepat.

Demikian disampaikan oleh Wakil Bupati Kotabaru, Burhanuddin di hadapan seluruh kepala camat se Kabupaten Kotabaru beserta undangan lainnya pada acara Rapat Koordinasi Hasil Survei Indeks kepuasan Masyarakat Pelayanan Publik Tahun 2016. Di Operation Room, Aula Setda Kotabaru, 7/9.

Disampaikan bahwa, “ banyak hal yang perlu di bicarakan dalam menjalankan kewajiban kita melayani Masyarakat. Menjadi pemimpin adalah suatu titipan dari Allah Subhanahu Wa Ta’alaa, karenanya, dengan memelihara titipan dan menjaganya, tentunya kita akan bekerja dengan sepenuh hati. Yakinkan bahwa menjalankan tugas adalah Ibadah.

Dengan demikian Insya Allah apapun yang kita kerjakan sesuai proposinya dan harkatnya, akan benar-benar bernilai ibadah “. Jelas Wabup Burhanuddin.

Dikatakan Burhanuddin bahwa, kita tidak tahu dengan pasti, apa yang dikatakan oleh Masyarakat terhadap pelayanan yang kita lakukan jika kita tidak melakukan suatu survei Indeks Kepuasan Masyarakat Pelayanan Publik.

“ hal-hal yang kemungkinannya membuat kita tercengang ketika mendengar keterangan dari mereka. Umpamanya, mereka menyampaikan bahwa, camat A kebanyakan tinggal di kota Kabupaten saja ketimbang di kantor kecamatan “. Kata Wakil Bupati, yang entah kenapa malah di anggap lucu oleh sebagian kepala camat, sehingga tergelak tertawa.

Lanjut wabub, “ kalau ada ketidak betahan dari kepala kecamatan, jika di pikir,  datangnya dari kita juga. Sebab, Kalau kita sering – sering mengunjunginya, tentunya dia akan merasa keberadaannya di perhatikan oleh pemerintah Kabupaten “. Katanya.

Dalam sesi dialog, beberapa hal disampaikan oleh kepala kecamatan, diantaranya, pendanaan atas kegiatan kegiatan kecamatan, yang secara terpaksa kepala kecamatan harus berupaya dalam pengadaannya, karena anggaran untuk seperti itu tidak ada dalam pos anggaran kecamatan. Terlebih lagi dengan adanya kebijakan Nasional, tentang pemangkasan anggaran pembangunan. Tentunya akan berpengaruh terhadap anggaran.

Selain membahas masalah anggaran kecamatan, penyelesaian pembangunan infrastruktur kecamatan merupakan hal penting dalam pemenuhan interkoneksi kecamatan dengan baik. (and/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua