• Hari ini : Senin, 19 Februari 2018

5 Penjagal Jenamas Divonis Tinggi

Mayat salah satu korban Bahrul Ilmi ditemukan mengapung di sungai Barito perairan Jenamas, dan sebagian telah menjadi rangka akibat keganasan para ‘penjagal’ dari kecamatan Jenamas.

BUNTOK, KP – Lima penjagal dari desa Rangga Ilung, Kecamatan Jenamas hingga menewaskan dua korban M Ridhani (16) dan Bahrul Ilmi (18), pada bulan Maret 2017 lalu, menerima ganjaran setimpal dengan perbuatannya.

Pada sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Buntok, Senin (6/11) lalu, majelis hakim diketuai Praditia Danindra SH dengan hakim anggota Ade Suherman SH dan Agustinus SH menjatuhkan vonis tinggi kepada kelima terdakwa sesuai perannya masing-masing.

Dalam putusannya, majelis hakim menghukum Jamaludin dan Dandi masing-masing 20 tahun penjara.

Zulkifli dan Rusdiyanto masing-masing 15 tahun penjara, disusul Ahmad Jainudin 5 tahun penjara.

Pada sidang putusan tersebut, majelis hakim menyebutkan bahwa kelima terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, karena telah menghilangkan nyawa orang lain dengan sengaja.

“Untuk kelima terdakwa, jika keberatan dengan putusan ini bisa mengajukan banding dan diberi waktu selama tujuh hari sejak putusan,” ucap ketua majelis hakim yang juga ketua PN Buntok, Praditia Danindra SH MH.

Sementara tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmat Baihaqi SH dkk menyatakan, seiring putusan tersebut pihaknya merasa puas karena tidak jauh dari tuntutan tim JPU.

Seperti diberitakan KP sebelumnya, M Ridhani dan Bahrul Ilmi warga desa Kalanis kecamatan Dusun Hilir dikabarkan hilang pada 9 Maret 2017. Keduanya saat itu berangkat menggunakan kelotok malam hari.

Selanjutnya pada 12 Maret 2017 mayat M Ridhani ditemukan mengapung disungai barito perairan Jenamas.

Sekitar sebulan kemudian mayat Bahrul Ilmi juga ditemukan mengapung yang sebagian raganya telah menjadi tengkorak diperairan yang sama.

Terkait penemuan kedua mayat tersebut, jajaran Polres Barito Selatan langsung melakukan penyelidikan intensif dilapangan dan berhasil mengungkap peristiwa yang sempat menghebohkan masyarakat dipinggiran das Barito tersebut.

Ternyata penyebab tewasnya M Ridhani dan Bahrul Ilmi akibat dibunuh oleh Jamaludin bersama sejumlah temannya warga desa Rangga Ilung, Kecamatan Jenamas, dan semua pelaku berhasil diringkus jajaran Polres Barito Selatan.(adi/k-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua