• Hari ini : Kamis, 18 Januari 2018

ABG Tewas dengan Pisau Tertancap di Dada

10-4-klm-5-cm-bunuh-diri

Kapuas, KP –Rahmadi, si ABG (Anak Baru Gede) berusia 16 tahun, warga Desa Mantangai Hilir RT 4 Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, nekad mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Peristiwa tragis yang terjadi, Rabu (28/9) malam lalu sekitar pukul 23.00 WIB, membuat kedua orang tua korban syok.

Menurut Rusmiyati (50), ibu korban, pada malam itu sekitar pukul 23.00 WIB, Rahmadi masuk ke dalam rumah dan meminta rokok kepada ayahnya bernama Rokim (51) yang saat itu sedang nonton televisi.

Setelah itu, anaknya menuju ruang dapur dan tidak lama kemudian Rahmadi keluar dari ruang dapur sambil mengangkat bajunya untuk memperlihatkan kepada ibunya luka tusuk di dada dan sambil berkata “Ma, duluan saya”.

Hal itu pun membuat ayah dan ibu korban kaget bukan kepalang.

Setelah menunjukkan luka di dada kirinya, Rahmadi yang diduga menusuknya sendiri dengan menggunakan pisau yang ada di dapur, langsung merebahkan dirinya sendiri.

Kapolsek Mantangai AKP Amri SE, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dia menuturkan, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian.

Sekitar pukul 23.30 WIB, dua anggota Polsek Mantangai bersama kedua orang tua korban langsung membawa korban ke Puskesmas di Desa Mantangai Hilir Kecamatan Mantangai.

Namun sayang, setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh dokter di Pukesmes, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Ditanya terkait motif korban sehingga nekat bunuh diri, AKP Amri mengatakan belum bisa memastikan.

“Penyebab belum bisa kita pastikan. Saat ditanya kepada orang tuanya apakah korban punya masalah, orang tuanya juga tidak tahu karena Rahmadi merupakan anak yang pendiam. Kasus ini masih kami dalami,’’ jelas Kapolsek. (net/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua