ABK Tewas Dihantam Tali Tongkang

ditulis pada 13 Oktober 2017

TEWAS – Nampak tongkang maut yang masih ada ceceran darah tempat korban Safrizal tewas terhempas, dan saat korban berada di RSUD Jaraga Sasameh Buntok. (KP/Asuradi)

Buntok, KP – Nasib nahas menimpa Safrizal (36), seorang anak buah kapal (ABK) Tug Boat (TB) Kawan Kita-1. Pemuda asal Jambi Sumatera itu, tewas secara mengenaskan dengan pelipis kiri pecah akibat dihantam tali toing atau tali tambat kapal.

Peristiwa mengenaskan terkait kecelakaan kerja itu, terjadi di dermaga Jelapat Buntok, Kamis (12/10) sekitar pukul 07.00 WIB, saat kapal mau berangkat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun KP dari kepolisian, di pagi nahas itu sekitar 15 orang berusaha melepaskan tali dari tiang tambat karena kapal mau berangkat.

Jarak antara tiang tambat di darat dengan kapal sekitar 150 meter. Karena menggunakan sekitar 15 tenaga manusia tidak berhasil menarik tali tambat yang panjang dan besar itu. Maka, diputuskan tali tambat ditarik menggunakan Tug Boat (TB) Kawan Kita-1.

Tragisnya, saat tali tambat yang ditarik TB Kawan Kita-1 mengencang, korban Safrizal yang saat itu masih berdiri di atas tongkang CPO Bg Citra Nabati 123, milik PT Empat Duta Maritim Banjarmasin tidak sempat menghindar dan tali tambat itu langsung menghantam dirinya.

Korban terpental dan kepalanya terbentur menghantam lantai tongkang yang terbuat dari besi tersebut. Akibat benturan sangat keras, korban menderita luka robek sangat parah pada pelipis kiri dan bagian kepala.

Korban tidak sadarkan diri dengan darah segar yang terus mengucur dari bagian kepalanya. Oleh rekannya, korban langsung dievakuasi ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok. Namun malang, setelah sempat diberikan perawatan, beberapa saat di rumah sakit korban meninggal dunia karena luka yang diderita sangat parah.

Kapolsek Dusun Selatan, AKP Budiono SH kepada KP, membenarkan terkait tewasnya seorang ABK di dermaga Jelapat Buntok disebabkan hempasan tali tambat kapal itu.

“Kita sudah melakukan olah TKP sekaligus meminta keterangan sejumlah saksi mata dan memasang garis polisi. Kapten dan ABK kapal lainnya juga kita panggil untuk pemeriksaan lebih lanjut,’’ ucap kapolsek sembari menambahkan jasad korban rencananya dibawa ke kampung halamannya di Jambi Sumatera. (adi/K-4)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.