• Hari ini : Minggu, 21 Januari 2018

Akan di Tes Urine Sopir dan Petugas SBBU

Semua sopir Awak Muatan Tengki (AMT) SPBU akan dilakukan tes urine termasuk semua petugas SPBU dimana DPD HISWANA MIGAS sudah melakukan MoU dengan BNN Kalsel, sanksi berat akan menanti jika para sopir, petugas SPBU kedapatan menggunakan Narkoba.
Semua sopir Awak Muatan Tengki (AMT) SPBU akan dilakukan tes urine termasuk semua petugas SPBU dimana DPD HISWANA MIGAS sudah melakukan MoU dengan BNN Kalsel, sanksi berat akan menanti jika para sopir, petugas SPBU kedapatan menggunakan Narkoba.

BANJARMASIN, KP – HISWANAMIGAS melakukan MoU dengan BNP (Badan Narkotika Provinsi) Kalsel untuk melakukan tes kepada para awak sopir dan petugas SPBU. Ini dilakukan untuk mencegah masuk narkoba di organisasi tersebut.

Akan melakukan tes urine bagi sopir mobil tangki atau yang biasa disebut Awak Muatan Tangki (AMT).

Ketua DPD HISWANAMIGAS Kalsel, H Syaibani menjawab pertanyaan awak media, Minggu (9/10).

“Hiswana Migas akan bekerjasama dengan BNP Kalsel untuk melakukan tes urine dengan diawali kepada para AMT terlebih dahulu kemudian akan dilanjutkan kepada semua petugas SPBU,” ujar H Syahbani, usai melakukan rapat dengan BNNP Kalsel.

“Mengapa kami memilih para AMT terlebih dahulu dilakukan tes urine, karena para sopir mobil tangki tersebut setiap harinya bekerja membawa muatan bahan bakar minyak (BBM), kalau ternyata sopirnya menggunakan narkoba akan sangat berbahaya sekali bagi keselamatan dirinya maupun orang lain selama diperjalanan melakukan pengantaran,’’jelas Syaibani.

Apalagi sekarang ini, peredaran narkoba sudah sangat membahayakan khususnya di Kalsel ini, hampir setiap hari ada saja kasus narkoba yang ditangani pihak kepolisian maupun BNP Kalsel, salah satu upaya pencegahan Hiswana Migas bekerjasama dengan BNNP Kalsel untuk melakukan tes urine bagi semua AMT tersebut.

“Kerjasama ini akan terus dilakukan, sejak sekarang dan sekitar 6 bulan sekali akan dilakukan tes urine,” tegas pengusaha SPBU ini.

Ditesakannya, kalau AMT terbukti menggunakan narkoba akan dipecat itu sikap HISWANAMIGAS, kalau AMT dari pihak Pertamina akan diserahkan untuk diberi sanksi tegas pemberhentian juga.

Selain itu bebernya, para petugas SPBU akan dilibatkan juga, untuk waktu akan ditentukan, termasuk para pengguna Zenit dan narkoba jenis lainnya akan terus diawasi dan dilakukan tes urine kalau terbukti sanksinya dipecat.

“MoU Ini pertama kali dilaksanakan DPD Hiswana Migas Provinsi Kalsel kerjasama dengan BNP Kalsel dalam memerangi narkoba peredaran dan pengguna narkoba, bahkan kami juga sampai melibatkan para AMT dan pekerja diSPBU untuk di tes urine setiap saat,” tutup H Syaibani. (hif/K-7)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua