• Hari ini : Minggu, 23 September 2018

Akhirnya, 63 CPNS Tabalong Terima SK

Bupati Tabalong – Saat menyerahkan SK PNS kepad salah satu PNS yang baru saja dilantik.(KP/Rosadi)

Tanjung, KP – Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya sebanyak 63 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi menjadi PNS setelah menerima Surat Keputusan (SK) PNS, yang langsung diserahkan oleh Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, belum lama tadi.

Kegiatan yang bertempat di Aula Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Tabalong tersebut mengangkat dan melantik puluhan PNS itu berada di beberapa bidang kerja, yaitu umum sebanyak 33 orang, pertanian sebanyak 14 orang dan formasi kesehatan 16 orang. Khusus pertanian dan kesehatan mereka berasal dari pengangkatan pegawai tidak tetap (PTT).

Dalam arahannya hari itu, Bupati Tabalong mengatakan bahwa dengan dilantik dan diterimanya SK tersebut, secara resmi mereka pun menjadi PNS di lingkup Pemkab Tabalong. “Dengan dilantik dan diterimanya SK tersebut, secara resmi mereka pun menjadi PNS di lingkup Pemkab Tabalong. perlu diketahui mereka untuk mencapai jenjang ini, sebelumnya telah menjalani proses CPNS selama satu tahun lamanya,” ujarnya.

“Kalau sampai dua tahun terancam,” tegas Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Tabalong ini berharap, para PNS yang beru saja menerima SK tersebut harus disiplin dan taat terhadap aturan selama menduduki status barunya. Pasalnya, profesi mereka sangat diidamkan banyak orang.

“Jika melanggar peraturan disiplin PNS, maka supaya siap untuk mengundurkan diri jika menyalahi aturan yang berlaku, harus siap mengundurkan diri jika salah,” tegasnya.

“Saya juga menegaskan, jangan ada PNS yang baru saja menerima SK pengangkatan ini besok langsung mengusulkan pindah ketempat asalnya, mengabdilah di Kabupaten Tabalong ini, karena di Kabupaten Tabalong saudara (i) di angkat menjadi PNS,” pinta Anang.

Sementara itu, Kepala BKPP Kabupaten Tabalong H Wartoyo mengatakan, dari semua yang menerima SK pengangkatan PNS itu, semua telah menjalani proses CPNS rata-rata satu tahun lamanya. “Beberapa dari mereka ada yang diterima berdasarkan PTT penyuluh pertanian dan kesehatan. Pada tahun 2017 lalu seleksinya,” sebut Martoyo..

“Setelah diterimanya SK ini, mereka pun berhak menerima seratus persen gaji P

PNS, yang sebelumnya hanya menerima jatah 80 persen,” demikian jelas Martoyo. (ros/K-6)

Tag:
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua