• Hari ini : Selasa, 16 Oktober 2018

Anggaran Belanja Meningkat Lebih 79 Miliar

JUBIR - Badan Anggaran DPRD Balangan Fahruddin sampaikan pendapat akhir DPRD tentang Raperda APBD Perubahan TA 2016, Selasa (18/10). (KP/Ist)
JUBIR – Badan Anggaran DPRD Balangan Fahruddin sampaikan pendapat akhir DPRD tentang Raperda APBD Perubahan TA 2016, Selasa (18/10). (KP/Ist)

Paringin, KP – Setelah melalui serangkaian pembahasan, rancangan Perubahan APBD Balangan TA 2016 akhirnya mendapatkan persetujuan dari DPRD setempat. Untuk memuluskan kinerja Eksekutif dan legslatif. Persetujuan anggaran itu diputuskan dalam sidang paripurna yang digelar DPRD Balangan, Selasa (18/10).

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD H Abdul Hadi dengan didampingi Wakil Ketua M Nor Iswan dan Syahbirin  itu dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Balangan H Syaifullah serta para Kepala SKPD di lingkup Pemkab setempat.

Juru bicara DPRD Fahruddin Misran dalam penyampaian hasil pendapat akhir DPRD menyampaikan, secara umum Badan Anggaran DPRD sangat berharap agar Raperda anggaran APBD Perubahan TA 2016 ini benar benar dapat dilaksanakan secara maksimal sehingga pembahasan yang dilakukan tidak sia sia.

Disampaikannya juga, dari hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD dan Tim anggaran pemerintah daerah serta Kepala SKPD, dapat dilaporkan gambaran umum Raperda APBD Perubahan kabupaten Balangan TA 2016, yakni, untuk pendapatan sesudah perubahan sebesar Rp 1.205.683.042.322 dari yang dianggarkan sebelumnya Rp 1.133.027.449.020 atau terdapat penambahan anggaran sebesar Rp 92.665.593.303. Sedangkan untuk belanja sesudah perubahan sebesar Rp 1.254.957.121.806 dari yang dianggarkan sebelumnya Rp 1.175.187.793.247 atau terdapat penambahan anggaran sebesar Rp 79.769.328.559.

Sementara, atas persetujuan tersebut, Wabup H Syaifullah menyampaikan rasa terima kasih atas diputusnya rancangan perubahan APBD tersebut.

Disebutkannya, seperti diketahui bersama bahwa tahun anggaran 2016 ini hanya tersisa dua bulan lagi. Maka oleh karena itu diharapkan, perubahan pada anggaran ini dapat lebih mengakomodir berbagai program dan kegiatan pembangunan yang sifatnya lebih urgen untuk segera ditangani atau dalam kategori “darurat”, sehingga harus menjadi prioritas, yang sacara keseluruhannya dilakukan demi kepentingan masyarakat dan daerah.

“Kami (pemerintah, red) sadar walaupun sudah berusaha secara maksimal menjalankan visi dan misi, namun masih ada keinginan masyarakat yang belum terpenuhi. Dan ini akan menjadi PR kami,” tegasnya.

Oleh karena tambahnya, diharapkan dukungan semua komponen yang ada untuk saling berpadu, saling mengangkat, saling menyokong dan bahu membahu mewujudkannya.

Orang nomor dua di Balangan ini menyebutkan, dengan telah disetujuinya Raperda APBD Perubahan menjadi Perda APBD Perubahan TA 2016, maka mari segera dilaksanakan program dan kegiatan kegiatan yang ada dalam rencana kerja, mari wujudkan ketercapaian target, keterpenuhan tujuan dan perwujudan manfaat dari program dan kegiatan tersebut.

“Kita sudah memasuki kuartal terakhir TA 2016, tidak ada pilihan lagi bagi kita selain bekerja keras, efisin dan efektif agar tugas dan tanggungjawab kita ditahun ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (jun/K-6)

Tag:
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua