• Hari ini : Jumat, 19 Januari 2018

Anggaran Satgas Karhutla Sedang Disusun

Danrem dan Sekda, saat memimpin rapat koordinasi tim satuan tugas Karhutla.
Danrem dan Sekda, saat memimpin rapat koordinasi tim satuan tugas Karhutla.

Banjarmasin, KP – Guna menunjang dan antisipasi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel), Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, sudah membentuk tim siaga darurat Karhutla yang diketuai Danrem 101 Antasari, Kol Kav Yanuar Adil.

Dengan terbitnya SK Gubernur tentang Satgas tersebut, maka Pemprov Kalsel bisa mengajukan anggaran dana ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Saat ini, terang Sekretaris Daerah Kalsel, HM Arsyadi, dana untuk satgas tersebut sedang disusun untuk diajukan ke pemerintah pusat.

“Saat ini, untuk anggaran masih disusun. Sedangkan dari Pemprov Kalsel dimasukan dalam APBD Perubahan, karena tahun lalu tidak sempat dibahas,’’ papar Arsyadi, usai Rapat koordinasi satgas karhutla, di Makorem 101 Antasari.

Arsyadi pun tidak menampik, jika dana yang ada di BPBD masih sedikit. Sebab, hanya cukup untuk konsumsi saja. Namun untuk operasional di lapangan, seperti bahan bakar, konsumsi dan petugas memerlukan dana yang cukup besar.

“Inilah yang masih kami susun. Berapa estimasi dana yang diperlukan nanti,’’ papar Arsyadi.

Ia menerangkan, kebakaran hutan dan lahan di Banua pada 2015 silam menjadi pelajaran yang berarti bagi Pemprov Kalsel. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut, seluruh elemen bersatu padu agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Pa gubernur, H Sahbirin Noor sangat serius dalam mengatasi persoalan kebakaran hutan dan lahan. Makanya, dikeluarkan SK untuk tim siaga darurat di Banua,’’ katanya.

Kalau 2015 silam, beber Arsyadi, tidak ada tim siaga darurat, namun tim tanggap darurat. Ini dibentuk sebagai antisipasi sebelum ada terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Banua.

“Ketua tim dari siaga darurat ini langsung di pimpin Danrem 101 Antasari, Kolonel Kav Yanuar Adil. Rapat koordinasi pun langsung dilaksanakan,’’ papar Arsyadi.

Sementara itu, Kol Kav Yanuar Adil memaparkan, dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan pihaknya, telah disepakati untuk apel siaga yang akan dipimpin gubernur Kalsel, dilaksanakan pada 6 September 2016 di lapangan Polda Kalsel Jalan A Yani Km 21.

“Susunan tugas juga sudah disepakati, termasuk wilayah dan siapa saja saja yang bertugas,’’ papar Danrem.

Menurut dia, dengan sudah adanya perintah operasi, maka pihaknya siap melaksanakan pemadaman kebakaran lahan dan hutan, apabila pemerintah kabupaten/kota tidak sanggup lagi.

“Satgas kabupaten/kota kan ada. Mereka bisa menilai. Jika sudah tidak sanggup lagi bisa meminta bantuan Dansatgas provinsi. Masyarakat yang ingin membersihkan lahan bisa minta bantu kami, jangan dengan cara membakar. Anggota kami siap turun ke lapangan,’’ tegas Yanuar.

Jika berkaca dengan kebakaran hutan dan lahan tahun lalu, Yanuar menegaskan, untuk tahun sebelumnya sudah masuk tanggap darurat. Sedangkan saat ini belum sampai ke sana, karena hanya siaga bencana.

“Saya optimis, kita tidak akan masuk dalam fase tanggap darurat,’’ katanya.
(mns/K-2)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua