• Hari ini : Minggu, 21 Januari 2018

Anggota Ikut Demo, Polwan Tebar Senyum

 

SERAHKAN LAPORAN - MUI Kalsel, Ikatan Pengacara Muslim, sejumlah ormas Islam dan mahasiswa diterima Kapolda Kalsel Brigjen Erwin Triwanto untuk berdialog sekaligus melaporkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dugaan penistaan agama, Jumat (4/11) pagi. Perwakilan Ikatan Pengacara Muslim lalu menyerahkan laporan pengaduan terhadap Ahok. Sementara massa berbondong-bondong mendatangi Mapolda Kalsel menyampaikan tuntutan. (KP/Opiq)
SERAHKAN LAPORAN – MUI Kalsel, Ikatan Pengacara Muslim, sejumlah ormas Islam dan mahasiswa diterima Kapolda Kalsel Brigjen Erwin Triwanto untuk berdialog sekaligus melaporkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dugaan penistaan agama, Jumat (4/11) pagi. Perwakilan Ikatan Pengacara Muslim lalu menyerahkan laporan pengaduan terhadap Ahok. Sementara massa berbondong-bondong mendatangi Mapolda Kalsel menyampaikan tuntutan. (KP/Opiq)

BANJARMASIN, KP – Ada beberapa hal menarik dibalik dari kerumuman massa yang melakukan demo di Mapolda Kalsel, Jumat (4/11).

Apa ada anggota polisi ikut demo yang berjalan bergambung dengan massa. Setidaknya itu yang sempat tersapa oleh {{KP}} saat di Mapolda, yang mana seorang anggota dari Mapolresta Banjaramsin dengan busana muslim serta peci haji, membaur dengan massa hingga sampai Mapolda.
“Bisa jadi anggota itu tadi sholat Jum’at di Masjid Raya dan ya sekaligus saja ikut jalan memantau,’’ ujar anggota lainnya.

Tentunya semua dilakukan polisi, bertujuan agar secara bersama menjaga keamanan massa jangan sampai ada pihak  dari luar dan kalau-kalau membuat ulah.

Pemandangan lain, sejumlah Polisi Wanita (Polwan) dari Sabhara, yang lengkap dengan selempang ala finalis `galuh bajar’ menyambut pendemo saat memasuki halamam Mapolda sampai dengan di lapangan ketika massa berorasi.

Terbaran senyum selalu dilakukan Polwan saat itu, setiap melawat pendomo. Bahkan ada pula yang memanfaatkan untuk {{berselfie]} maupun sekedar ngomong-ngomong, dan itu selalu dilayani Polwan.
Disisi lain, sejumlah pejabat di Mapolda Kalsel, menyatakan salut atas tertibnya organisasi masyarakat (ormas) di Kalsel, yang melakukan aksi damai tersebut, hingga berakhir tertib aman dan tak ada yang sifatnya bisa mempengeruh suasana.

Ucapan sama dilontarkan kepada para anggota yang melakukan pengamanan.

“Terimakasih atas tugas dengan baik dilaksnakan, termasuk para polwan,’’ kata Karo Ops, Kombes Pol Guruh, ketika memimpin apel saat pembubaran pengamanan, sorenya.

Bahkan Kapolda Kalsel, Brigjen Polisi Erwin Triwanto menyamapaikan ucapan sama kepada seluruh personil atas berjalan tertibnya aksi serta tertibnya ormas did aerah ini.

Sebelumnya itu, para tokoh Muslim di Kalsel ada menyampaikan empat aspirasi langsung ke Kapolda.

Yakni m,engecam keras tindakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama atas tindakannya menghina dan nistaakan ayat Al Quran yang menyatakan sebagai alat membohongi dan membodohi ummat.

Mendukung sepenuhnya keputusan resmi MUI Pusat berupa pendapat da sikap keagamaan MUI Pusat pada Hari Selasa (11 Oktober 2016).
Mendorong segera, mendesak agar konstitusi penegak hukum dukung

Kapolri untuk segera memproses hukuim penistaan ayat Al Qurnan, dan penghinaan terahadap ulama sesuai uu yang berlaku Pernyataan sikap ini murni terhadap penistaan agama Islam dan ayat Al Qur’an tidak terkait masalah politik. (K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua