• Hari ini : Senin, 11 Desember 2017

Angin Kencang Sapu Pohon dan Taman Vertikal

Inilah saat kegiatan pembersihan pohon tumbang di Jalan Tarakan Banjarmasin yang mengundang perhatian Sekdako Banjarmasin Drs H Hamli Kursani dan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Banjarmasin Drs H Mukhyar di lokasi, dan tampak kegiatan tersebut.

Banjarmasin, KP – Sebuah pohon di Jalan Tarakan depan Eks Kantor Kesbangpol Kalsel dan dua taman vertikal yang ada di kawasan jembatan layang (fly over) tumbang, Kamis (24/8) sore.

Untung saja, tumbangnya taman vertikal mengarah ke sisi sungai, bukan sisi jalan.

Kalau tidak, dipastikan bakal ada korban yang tertimpa taman tersebut.

Angin kencang disertai hujan deras yang menerpa Banjarmasin sekitar pukul 16.30 WITA juga sempat merontokan Kain Baleho di depan Citra Sasirangan.

Bahkan dengan kejadian tersebut sempat memacetkan jalan di kawasan A Yani Banjarmasin, namun berkat kecepatan dan kewaspadaan petugas sehingga semua bisa diatasi dengan cepat.

Sementara pohon yang tumbang di Jalan Tarakan juga sempat memacetkan jalan.

Namun kurang lebih selama 2 jam lalu lintas kembali normal dan pohon yang robohpun sudah dibersihkan dan menjelang Magrib kegiatan tersebut baru selesai.

Bahkan dalam kegiatan pembersihan pohon tumbang yang sempat menimpa 4 kendaraan roda dua yang parkir dan pemiliknya sedang makan di warung mendapatkan perhatian langsung Sekdako Banjarmasin Drs H Hamli Kusani yang akan pulang ke rumah dan melihat hal tersebut langsung menunggu kegiatan pembersihan sampai selesai.

“Kita bersyukur karena tidak ada korban jiwa karena pohon tumbangnya pelan-pelan dan tak seketika,’’ ucap Sekdako Banjarmasin Drs H Hamli Kusrani kepada wartawan, di lokasi Pohon Tumbang di Tarakan.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Banjarmasin Drs H Mukhyar, memastikan tumbangnya pohon dan taman tersebut bukan dikarenakan spesifikasi bahan taman vertikal yang dibuat tidak bagus. Tapi, karena faktor alam.

Ada dua taman di samping fly over. Sedangkan taman-taman lainnya berada di tengah-tengah fly over masih bagus .

“Beda dengan taman lainnya, ada fly over yang jadi penghalang. Selain itu, besinya juga tidak patah, tapi bengkok,’’ bebernya.

Lalu bagaimana kelanjutan taman tersebut? Mukhyar menjawab taman vertikal tersebut masih dalam tahap perawatan. Pihak pembuat taman memberikan garansi selama tiga bulan.

“Jadi selama tiga bulan itu mereka yang merawat dan menjaga taman tersebut. Nah, tumbangnya taman ini juga menjadi tanggung jawab mereka,’’ ujarnya.

Mukhyar berharap dalam satu pekan ke depan perbaikan taman vertikal tersebut sudah selesai.

“Termasuk perpipaan yang mengalirkan air untuk menyiram tanaman. Karena tumbangnya taman mengakibatkan pipa patah,’’ tambahnya.(vin/K-5)

%d blogger menyukai ini: