• Hari ini : Minggu, 19 Agustus 2018

Arief si ‘Aktor Utama’ Membabi Buta Tikam Riza

ADEGAN PEMBUNUHAN – Aktor utama pembunuhan Arief saat memperagarakan menikam korban Riza, pada rekontruksi kejadian yang dipimpin Kapolsek Banjarmasin Timur HM Uskiansyah, di halaman Mapolsekta Banjarmasin Timur. (Kp/Anduy)

Banjarmasin, KP – Tewasnya Riza dengan enam mata luka di tubuhnya oleh empat pemuda direka ulang (rekontruksi).

Reka ulang yang berlangsung di Mapolsekta Banjarmasin Timur, Kamis (9/8) sekitar pukul 11.00 WITA berlangsung lancar.

Dipimpin langsung Kapolsekta Banjarmasin Timur HM Uskiansyah dan Kanit Reskrim Ipda Timuryono reka ulang berjalan sebanyak 36 adegan yang di lakukan oleh M Rafi Hamdi alias Fii (21), M Gani alias Gani (21), M Ri’fai alias Amat Timbul (22) dan Arif Rahmadi alias Arif Gabah (20), semuanya warga Jalan Veteran Gang H Asmuni RT 28 Banjarmasin.

Dalam adegan berawal korban Riza bersama temannya Didi Junaedi mengendarai sepeda Motor CBR melintas di kawasan Jalan Gatot Subroto.

Merasa terganggu dengan suara nyaring knalpot sepeda motor korban, ketiga tersangka kesal.

Cekcok mulut pun terjadi, melihat hal tersebut tersangka Arief Rahmadi langsung datang dengan membawa sajam.

“Sang Aktor” Arief Rahmadi sebelumnya sempat menyerang Didi Junaedi dengan sajam tapi berhasil ditangkis

Melihat situasi yang tak memungkin tersebut, korban Riza dan Didi langsung lari.

Namun oleh Arief dkk terus mengejar. Dimana Posisi korban berada di belakang Didi.

Tiga tersangka mengejar korban Riza hingga beberapa meter dan tersangka Muhamad Rifai berhasil memukul korban hingga tersungkur. Usai memukul Rifai pun pulang ke rumah.

Namun, rasa kesal membuat Arief terus mencari keberadaan korban Riza untuk membuat perhitungan dengan terus mengejar korban Riza.

Pada saat terpeleset, tersangka Arief dengan membabi buta menusuk korban hingga beberapa kali sehingga korban tersungkur dan tak sadarkan diri.

Menurut Kapolsekta Banjarmasin Timur HM Uskianyah bahwa antara tersangka dan korban tidak ada hubungan sebelumnya.

“Hanya karena tersinggung suara nyaring knalpot milik korban membuat ke empat tersangka kesal,” jelas Uski kepada awak media.

Dikatakan Kapolsek, para tersangka akan dikenakan pasal 170 ayat 3 KUHP. “Dalam kasus ini, tersangka utama adalah Arief,” ucapnya.

Sekedar mengingatkan, kasus pembunuhan ini terjadi di Jalan Veteran Simpang Empat Gatot Subroto Banjarmasin Timur, Ahad (8/7) silam.

Saat kejadian ternyata korban Riza (23), warga Jalan Bahagia Teluk Tiram Darat RT 07 Banjarmasin Barat itu juga tidak sendiri. Sebab ia bersepeda motor bersama Djuneadi alias Joni (27), warga Jalan Teluk Tiram Darat RT 19 Banjarmasin Barat dan M Ramadani(22), warga Jalan Bahagia Teluk Tiram Darat RT 07 Banjarmasin Barat.

Saat lampu merah di simpang empat itu menyala korban bersama teman-temannya pun berhenti. Entah sengaja atau tidak, tiba-tiba korban yang membonceng Joni lalu membeber knalpot atau ‘mengupal-ngupal’ sepeda motornya.

Namun, saat bersamaan keempat pelaku yang diduga dalam keadaan mabuk alkohol ini berjalan kaki untuk mencari makan.

Para pelaku ini kaget, lalu keempat pelaku ini langsung mendekati korban. Hingga terjadi aksi pengeroyokan dan penikaman ke tubuh korban.(yul/K-4)

 

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua