• Hari ini : Jumat, 22 Juni 2018

Asmara Anak di Bawah Umur Berujung Hamil

Korban bersama kedua orang tuannya. (KP/Yuli)

BANJARMASIN, KP – Salah seorang siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), yang ada di Banjarmasin dilaporkan ke pihak kepolisian. RF (16), warga Jalan Tunjung Maya Banjarmasin ini, dilaporkan atas dugaan persetubuhan terhadap teman satu sekolahnya hingga berujung hamil 6 bulan.

Atas dugaan perbuatan RF, orang tua YA (16) langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsekta Banjarmasin Timur. Atas laporan sang Ayah bernama Agus (40), petugas langsung menindaklanjuti dengan menjemput RF di rumahnya.

“Saat ini, kasusnya sudah ditangani pihak penyidik terkait laporan orang tua korban YA,’’ jelas Kapolseta Banjarmasin Timur Kompol HM Uskiansyah, Kamis (12/10) siang.

Dikatakan kapolsek, berdasarkan laporan orang tua korban dan pemeriksaan penyidik, RF yang tak lain pacar YA sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan persetubuhan anak di bawah umur.

“Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun RF tidak dilakukan penahanan, akan tetapi wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis,’’ ujarnya.

Disinggung mengenai tidak dilakukan penahanan meski sudah berstatus tersangka, Uski kembali menjelaskan, karena tersangka RF masih berusia 16 tahun dan berstatus pelajar kelas 3 SMK.

Sementara itu, Agus ketika ditemui mengungkapkan bahwa putrinya sedang hamil 6 bulan akibat hubungan terlarang dengan teman satu sekolahnnya.

“Kita sudah bertemu dengan orang tua dari RF, akan tetapi tidak ada titik temu dan akhirnya saya lapor ke polisi,’’ jelas Agus.

Agus tak menampik putrinya dengan RF ada hubungan asmara. Namun, yang ia sesalkan sampai terjadi kehamilan.

“Kedua anak ini memang beda keyakinan, saya berharap RF segera menikahi putri saya sesuai dengan agama kami,’’ tutur Agus didampangi sang isteri dan YA.

Dalam hal ini, Agus hanya meminta setelah keduanya menikah sehingga ada kejelasan status anak yang dikandung YA.

Secara terpisah, ibu RF pun siap bertanggung jawab atas perbuatan sang putra bungsunya.

“Kami berharap masalahnya cepat terselesaikan, dan siap bertanggung jawab semua kebutuhan YA,’’ ujar perempuan memakai baju syari ini.(Yul/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua