Awas, Jembatan Pelintasan Pasien Curam

ditulis pada 9 Agustus 2017

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kapuas Kunanto menunjukkan jembatan pelintasan pasien yang menggunakan kursi roda, di RSUD Kapuas.

Kuala Kapuas, KP – Tangga Paviliun RSUD dr H Soemarno Sosoro Admojho Kuala Kapuas membahayakan pasien. Pasalnya, tongkat besi untuk penyangga sementara tangga paviliun sewaktu-waktu bisa ambruk menimpa pasien yang berada di bawah.

“Kita khawatir saja sewaktu-waktu akan ambruk, bisa membahayakan pasien. Jangan sampai orang yang mau berobat malah jadi korban,’’ kata Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Kunanto di Kuala Kapuas, belum lama tadi.

Legislator Partai Nasdem ini mengatakan, kalau dilihat dari konstruksi bangunan jembatan yang rencananya dipergunakan bagi pasien pengguna kursi roda, bila mau ke lantai satu dan dua.

Sekarang tidak bisa difungsikan karena kondisi jembatan juga curam sehingga tidak memungkinkan dilewati.

“Kalau dilihat kondisi jembatan yang curam serta keramik yang digunakan licin akan berakibat fatal kalau dilintasi menggunakan kursi roda,” kata Ketua Komisi III DPRD Kapuas itu.

Menurut Kunanto, kalau dilihat konstruksi bangunan jembatan pelintasan kursi roda tidak ada tiang penyangga untuk penahan beban jembatan. Seharusnya, kata  dia, ada tiang penyangga dari lantai dasar.

Kalau saat ini besi penahan jembatan dibiarkan seperti ini akan berakibat fatal.

“Makanya kita dari Komis III berencana memanggil tim teknis di Dinas PU untuk membahas perencanaan teknis penanganan jembatan lintasan bagi kursi roda untuk pasien di RSUD Kuala Kapuas itu,’’ katanya.

Kunanto menilai, dilihat dari konstruksi jangkauan lintas tentu salah perencanaan saat membangun. Seharusnya kata dia, paviliun difasilitas lift bukan jembatan lintasan.

“Ini salah perencanaan. Seharusnya menggunakan lift, sehingga lebih mempermudah akses bagi pasien.’’ (net/K-8)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.