• Hari ini : Selasa, 16 Oktober 2018

Awas Perangkap Penipuan Sarana Informasi

Foto Ilustrasi. (net)
Foto Ilustrasi. (net)

Banjarmasin, KP – Sarana Informasi terutama yang berkaitan dengan data bisa dijadikan bahan penipuan. Resiko ini, menghantui mereka yang merupakan penanggung jawab dan pelaksana informasi itu. Oleh karenanya, informasi dan juga infrastruktur teknologi informasi haru dilindungi.

“Jangan sampai sarana informasi yang tersedia, menyebabkan kita masuk perangkap penipuan, terpengaruh oleh paham atau pemikiran yang tidak benar, dan akibat negatif lainnya yang sama sekali tidak kita kehendaki,” kata Sekdaprov Kalsel, HM Arsyadi membacakan sambutan Gubernur Sahbirin Noor dalam kegiatan  Seminar Kemanan Informasi di sebuah hotel di Banjarbaru Rabu (27/7).

Di era kemajuan teknlogi ini Perkembangan dan perubahan berdampak terhadap keamanan informasi. Maju dan berkembangnya teknologi informasi saat ini, tidak bisa dibiarkan berkembang begitu saja, tanpa tata aturan yang mengatur penggunaannya.

Karenanya, pemerintah mengeluarkan Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan elektronik serta Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang ketrbukaan informasi publik.

Kedua perundangan-undangan itu seharusnya dikedepankan dalam mewujudkan keamanan informasi, demi terpeliharanya nilai dan fungsi informasi. ”Kita bisa membayangkan, bagaimana jadinya jika informasi dan infrastruktur teknologi informasi yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak, tidak dilindungi dengan sistem keamanan. Bisa dipastikan, akan terjadi kekacauan dari sisi data maupun dampak sosialnya,” ujarnya

Karena itu, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menjaga dan memelihara keamanan informasi, sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing. Bahkan, masyarakat pengguna kecanggihan teknologi informasi, juga perlu kehati-hatian dalam memanfaatkan sarana informasi.

Ia menginginkan masyarakat betul-betul memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana untuk mencerdaskan masyarakat, menyederhanakan dan memudahkan urusan, dan sekaligus membentuk suatu kondisi kehidupan yang lebih berkualitas.

Masalah keamanan informasi menurutnya tidak sederhana. Keamanan informasi tidak hanya terkait dengan pengamanan terhadap sarana teknologi informasi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan arti pentingnnya keamanan informasi.

Karena itu, sudah saatnya memperluas wawasan dan pengetahuan yang terkait dengan keamanan informasi. Kesadaran tentang keamanan informasi sangat penting bagi seluruh kalangan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, penegak hukum, praktisi, perbankan, akademisi dan komunitas teknologi informasi.

”Melalui seminar ini saya berharap agar semua kalangan yang terkait dengan keamanan informasi, tidak menganggap bagian keamanan informasi itu hal yang sepele. Namun justeru sebaliknya, marilah kita pahami bersama bahwa keamanan informasi merupakan bagian yang paling vital untuk mewujudkan masyarakat informasi yang aman,” harapnya. (mns/K-2)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua