• Hari ini : Minggu, 19 Agustus 2018

Ayah Temukan Anaknya Tewas Tergantung

BANJARMASIN, KP – Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih Jalan Gubernur Soebarjo atau Lingkar Selatan mendadak geger. Sebab, seorang lelaki gondrong ditemukan tewas tergantung di sebuah gubuk di TPA setempat, Kamis (19/7).

Jasad korban yang diketahui bernama Muhammad Anwar (40) itu pertama kali ditemukan ayah kandungnya David Simson (67), warga Sungai Lumbah Beringin, Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala

Saat ditemukan, kondisi anaknya sudah tak bernyawa dengan posisi lagi tergantung di seutas tali tambang berwarna putih.

Menurut keterangan ayahnya, korban sampai malam hari tak kunjung kembali, setelah meninggalkan rumah pada hari Rabu (18/7) pukul 08.00 WITA.

“Kami khawatir dan mencari malam itu, tapi tidak ketemu,” ujar ayah korban.

Bahkan keluarga sempat meminta bantuan orang pintar untuk membantu melacak keberadaan korban.

“Ujar habib dia masih dalam lokasi TPA, tapi kalau ketemu jangan kaget ya,” ujar ayah korban menirukan perkataan orang pintar.

Akhirnya, ayah korban dibantu paman dan saudara-saudaranya melakukan pencarian di lokasi TPA yang juga menjadi tempat korban mencari nafkah sebagai pengepul barang berkas.

“Pas saya cari di gubuk itu, dia (korban) saya temukan tergantung, lalu saya teriak minta bantuan dan menurunkannya karena tidak tega,” ujarnya lagi sambil menangis.

Ia tidak mengetahui persoalan apa yang membuat anaknya nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis itu.

Namun, kata dia, ketika dirinya berada di Muara Teweh beberapa hari sebelumnya, korban sempat menelpon dan memintanya pulang karena ingin membicarakan sesuatu.

“Tapi baru sehari tiba di rumah dan korban belum sempat ngomong, sudah kejadian seperti ini,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol H Najamuddin Bustari saat ditemui awak media mengatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan menunggu hasil autopsi jasad korban.

“Kita kumpulkan keterangan saksi karena mayat telah diturunkan oleh ayah korban sendiri sebelum sempat olah TKP dan kita tunggu hasil autopsi korban,” ujar Kapolsek.

Jenazah pria yang dikenal memiliki rambut panjang hingga mata kaki itu sempat dibawa kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan autopsi. (fik/K-4)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua