• Hari ini : Selasa, 17 Juli 2018

Bandar dan Pengantar Shabu Disergap Polisi

TAK BERKUTIK - Dua pengedar shabu-shabu,tak berkutik dibekuk anggota Polsekta Banjarmasin Utara, Senin (14/11). (KP/Andui)
TAK BERKUTIK – Dua pengedar shabu-shabu,tak berkutik dibekuk anggota Polsekta Banjarmasin Utara, Senin (14/11). (KP/Andui)

Banjarmasin, KP – Dua pengedar narkotika jensi shabu-shabu dibekuk anggota Polsekta Banjarmasin Utara, pada tempat berbeda, Senin (14/11).

Pelaku, Fahru Safariansyah alias Fahri (19), dan Hadi (30).
Kapolsekta Banjarmasin Utara, AKP Andik Eko Siswanto SIk, ketika dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan kedua pelaku.
Terungkap, atas informasi bahwa akan ada transaksi shabu, sekitar pukul 15.00 WITA.

Pertama kali diamankan adalah pelaku Fahri warga Jalan Antasan Kecil Timur Gang Kapilah RT 16 Banjarmasin Utara.

Ditangkap saat berada di Jalan Masjid Jami, dan menemukan shabu 0,27 gram dan satu buah Handphone [Hp].

Selanjutnya anggota mengembangkan ke tempat Hadi warga Jalan Antasan Kecil TImur RT 01 Banjarmasin Utara.

Karena pelaku Fahri mengaku membelinya dari Hadi, dan di rumah Hadi, anggota kembali menemukan barang bukti shabu sebanyak lima paket dengan berat total semuanya 1,27 gram, satu buah Hp, satu buah timbangan digital, dan seperangkat alat untuk menyabu.

Dari pengakuan Fahri, dirinya dulu pernah menggunakan barang haram ini, sewaktu berada di daerah Kalimantan Timur.

“Waktu itu saya hanya disuruh teman untuk membelikan shabu, padahal saya tak tahu dimana membelinya. Llu saya bertanya kepada teman lainnya yang tahu dimana membeli shabu,’’ ujarnya.
Kemudian ditunjukan ke tempat bandarnya yaitu Hadi, dan membeli dengan harga Rp250 ribu.

“Saya bergegas menyerahkan shabu ke tempat teman,  tiba-tiba saya didekati anggota langsung menggeledah tubuh saya,’’ ucap Fahri.
Sedangkan pengakuan dari Hadi, ayah dua anak ini, dirinya selama ini tak bekerja, hanya istri mencari uang.

“Saya bisnis shabu ini hampir satu bulan itupun sambil menggunakan. Biasanya mengambil sebanyak 5 gram, tetapi shabu dalam tiga hari sudah habis dibeli,’’ ujarnya. (fik/K-4)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua