Bandara Syamsudin Noor Terima Penghargaan

ditulis pada 15 Juli 2017

Penghargaan diberikan Gubernur kepada General Manager Bandara Syamsudin Noor Handy Heryudhitiawan.

Banjarbaru, KP – Bandara Syamsudin Noor mendapat penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalsel sebagai institusi yang mendukung dan komitmen dalam pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Penghargaan diberikan Gubernur Sahbirin Noor kepada General Manager Bandara Syamsudin Noor Handy Heryudhitiawan di puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2017 di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (13/7).

General Manager Bandara Syamsudin Noor Handy Heryudhitiawan usai menerima penghargaan mengungkapkan, pihaknya bersyukur atas penghargaan BNN ini, tentunya menjadi penyemangat tersendiri untuk terus berkomitmen mendukung pemberantasan peredaran narkotika.

“Sebelumnya kami juga sudah melaksanakan penandatanganan Letter of Coordination atau kerjasama dengan BNN Kalsel pada Mei 2017 lalu. Kami setuju bandara sebagai objek vital keluar masuknya barang harus terus memperketat sistem pengamanannya,’’ katanya.

Lebih lanjut dia menekankan kewenangan bandara terkait penanganan narkoba, dimana salah satu tanggung jawab AVSEC Bandara Syamsudin Noor yakni mengamankan sementara terhadap orang dan barang yang diduga membawa narkotika dan prekursor narkotika serta melakukan investigasi awal setelah melalui pemeriksaan awal sebelum akhirnya menyerahkannya kepada BNNP Kalsel.

“Penggagalan penyelundupan narkotika sendiri di Bandara Syamsudin Noor terakhir terjadi pada 2016 lalu. Ada shabu seberat 4,1 kg ditemukan pada calon penumpang,’’ jelasnya

Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Marshauli Siregar selaku Ketua BNN Kalsel menuturkan, pihaknya memberikan sosialisasi kepada 29.000 masyarakat dan berbagai kalangan.

Untuk staf dan instansi-instansi juga dilakukan interpretasi agar dalam menjalankan programnya tetap terintegrasi.

“Dalam setahun terakhir sudah dilakukan rehabilitasi terhadap 1.800 orang yang terkena penyalahgunaan narkoba,’’ tandasnya.

Bandara Syamsudin Noor sendiri satu dari sepuluh instansi lainnya yang mendukung dan komitmen dalam pelaksanaan P4GN, selain UIN Antasari Banjarmasin, Dinas Pendidikan Kalsel, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalsel, Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalsel, PT Pelindo III Banjarmasin, LPK Kharisma, Muslimah Nahdatul Ulama, Forum Masyarakat Anti Narkoba dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia. (wan/K-5)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.