• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

Bangkitkan Kembali Serambi Mekkah Lewat Santri

SEMINAR -  Guru Khalil pada Seminar Sehari Santri. (Istimewa)
SEMINAR – Guru Khalil pada Seminar Sehari Santri. (Istimewa)

Martapura, KP – Guna mengenang jasa para santri terdahulu serta menyatukan visi dan misinya, Pemkab Banjar baru-baru ini mengadakan Seminar Sehari Santri, di Aula Barakat Martapura.

Seminar ini mendapat apresiasi luar biasa dari para santri se Kabupaten Banjar. Ruang aula Barakat penuh sesak dengan kedatangan mereka. Sebagai nara sumber Bupati KH Khalilurrahman serta Kabag TU Kemenag Kalsel Muhammad Rofi’i.

Hadir Sekdakab Ir Nasrunsyah, mantan Wakil Bupati HA Fauzan Saleh yang juga Ketua STAI Darussalam Martapura dan Ketua Warga Alumni Pondok Pesantren Darussalam (WAPDA), Staf Ahli Bupati Muhammad, Ketua PCNU Banjar KH Syamsul Bahri, para guru ponpes.

Dalam materinya, Bupati Khalilurrahman mengatakan, santri merupakan salah satu aset paling berharga dimiliki bangsa untuk menyambut tongkat estapet kepemimpinan. Sepak terjang santri membantu perjuangan bangsa merebut kemerdekaan dan dunia pendidikan, khususnya di bidang ilmu Agama Islam, sangatlah besar.

“Para santri ini semenjak masuk ponpes sudah diajarkan mencintai tanah air, dididik memiliki akhlakul karimah dan perangai baik melalui pelajaran ilmu Agama Islam, sehingga mereka kelak menjadi seorang ulama besar dan pemimpin adil bagi masyrakat, menjadi penerang di tengah kegelapan,’’ ujarnya.

Namun Bupati menyayangkan, gelar Serambi Mekkah seakan mulai luntur di tengah masyarakat Kota Martapura dengan globalisasi zaman dan masuknya budaya barat yang banyak bertentangan dengan budaya Islam.

“Jangan sampai perjuangan ulama dan para santri menjadi sia-sia. Bersama santri mari kita bangkitkan kembali Serambi Mekkah, membangkitkan budaya-budaya Islam yang penuh dengan nilai luhur,’’ ujarnya.

Tapi ingat, tambahnya, Bhinneka Tunggal Ika, kita hanya membangkitkan budaya Islam yang memang menjadi cermin masyarakat Kabupaten Banjar dengan tidak melupakan ideologi, landasan atau dasar hukum negara yang tercantum dalam Pancasila dan UUD 1945. (wan/K-5)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua