• Hari ini : Selasa, 20 Februari 2018

Banjar Tampilkan Madihin di Festival Budaya Borneo 2017

Kabupaten Banjar pada Festival Budaya Borneo 2017 di Taman Mini Indonesia Indah menampilkan kesenian daerah Madihin.

Martapura, KP – Kabupaten Banjar juga turut ambil bagian memeriahkan Festival Budaya Borneo 2017 di Taman Mini Indonesia Indah.

Pada festival yang diikuti peserta luar negeri, yakni Malaysia, Singapura dan Brunei ini digelar selama tiga hari sejak 28–30 Juli lalu, Kabupaten Banjar menampilkan kesenian daerah Madihin.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjar, Haris Rifani, Selasa (8/8), mengatakan, penampilan grup madihin yang merupakan binaan SOPD nya cukup menyita perhatian pengunjung. Diberi waktu tampil dua hari berturut-turut yakni 28-29 Juli, antusias pengunjung sangat besar.

“Kami mengikuti festival ini untuk semakin mengenalkan seni dan budaya Kabupaten Banjar kepada masyarakat luas karena acara ini juga diikuti beberapa daerah lain, bahkan beberapa negara tetangga,’’ jelas Haris.

Selain itu, juga untuk menjalin kerjasama sektor kebudayaan dan pariwisata antara Pemkab Banjar dengan komunitas seni dan budaya di seluruh Kalimantan, pemerintah daerah di Kalimantan, pemerintah pusat serta masyarakat luas.

Festival Budaya Borneo 2017 menjadi sarana promosi dan publikasi seni dan budaya masyarakat Dayak dan dibuka Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

“Ini adalah representasi kekayaan kearifan lokal masyarakat Dayak, baik dalam bentuk seni budaya Dayak maupun kultur pembaruan yang dijiwai semangat Bhineka Tunggal Ika. Kegiatan ini merupakan sarana promosi dan publikasi seni dan budaya masyarakat Dayak,’’ kata ketua Majelis Adat Dayak Nasional Cornelis dalam acara tersebut.

Festival ini menampilkan pameran produk unggulan Kalimantan, pagelaran kesenian Dayak, pawai budaya dan kesenian Kalimantan Art Carnaval 2017 dan Kalimantan Investment Forum.

Selain itu, juga ada ajang penghargaan Kalimantan Innovation Award 2017, Kalimantan Night and Fun 2017 serta lomba fotografi dan film pendek. (wan/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua