• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Banjarbaru Siap Ikuti Lomba Posyandu, PHBS dan Hatinya PKK

TP PKK Banjarbaru saat meninjau lokasi gerakan tanam cabe.

Banjarbaru, KP – Rombongan TP PKK Banjarbaru dipimpin Hj Ririen Kartika Rini didampingi Wakil Ketua Eny Apriyati dan Wakil Ketua II Hj Syarifah Mariatul melakukan peninjauan di Posyandu Cempaka Putih Sungai Ulin Kecamatan Banjarbaru Utara, Selasa (8/8).

Selain itu, mereka juga meninjau lokasi PHBS di Kelurahan Guntung Manggis, Hatinya PKK di Komplek Berlina Landasan Ulin Timur dan peninjauan lokasi gerakan tanam cabe di Landasan Ulin Selatan, Landasan Ulin Barat, Landasan Ulin Utara, Syamsudin Noor dan Guntung Payung. Semua kegiatan ini dalam rangka kesiapan lomba Posyandu, PHBS dan Hatinya PKK.

Ketua TP PKK Ririen mengatakan, posyandu merupakan salah upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat, dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat.

“Keberadaannya kini sudah tersebar di seluruh kelurahan, berfungsi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan, terutama berkaitan dengan penurunan kematian ibu, bayi dan balita,’’ tandasnya.

Ririen juga menyampaikan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yakni perilaku yang harus dipraktekkan setiap individu dengan kesadaran sendiri untuk meningkatkan kesehatannya dan berperan aktif mewujudkan lingkungan sehat.

“PHBS di rumah tangga adalah upaya memberdayakan anggotanya agar sadar, mau dan mampu mempraktikkannya untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya, mencegah resiko terjadinya penyakit, melindungi diri dari ancaman penyakit serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat,’’ tandasnya.

Melalui Hatinya PKK, diharap masyarakat dapat sadar untuk mengelola pekarangan rumahnya agar asri, teratur, sehingga terlihat indah dan menciptakan kenyamanan bagi penghuninya.

“Gerakan Hatinya PKK meliputi pemanfaatan pekarangan dengan tanaman, diantaranya kebun gizi keluarga dengan buah dan sayur, apotik hidup dengan tanaman obat tradisional, warung hidup dengan aneka bumbu/rempah serta tanaman pelindung/tanaman keras,’’ ujarnya.

Penataan halaman, sambung Ririen, juga diperhatikan dengan menata sarana pembuangan limbah rumah tangga, sehingga tidak terdapat genangan di halaman rumah yang dapat menjadi sumber penularan penyakit.

“Serta dengan aneka tanaman hias agar menimbulkan kesan ASRI pada rumah tersebut,’’ tandasnya. (wan/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua