Banjarmasin Sosialisasikan Penangkapan Ikan Ilegal

ditulis pada 11 Oktober 2017

PENANGKAPAN ILEGAL – Pemko Banjarmasin melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan gencar menggelar sosialisais Undang-Undang Perikanan Nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan dan tampak kegiatan sosialisasi di Sungai Gempa, belum lama ini. (Istimewa)

Banjarmasin, KP – Pemko Banjarmasin melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan dengan gencar menggelar sosialisais Undang-Unang Perikanan Nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI nomor 71/Permen-KP 2016.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan secara kontinyu untuk mengedukasi sekaligus mengajak masyarakat tak melakukan penangkapan ikan secara ilegal dengan menggunakan strum, kaporit maupun dengan pestisida agar tak merusak lingkungan.

Hal itu ditegaskan Kasi Pengawasan dan Perlindungan Sumber Daya Perikanan Dinas Ketananan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin, Herlina Fatriany SPi saat melakukan sosialisasi dengan warga di Sungai Gempa Banjarmasin, belum lama ini.

Ia bersama timnya, juga mengajak warga untuk melakukan penangkapan dengan legal. Karena jika benar melakukan penangkapan ikan yang berdampak merusak lingkungan dengan pengambilan ikan yang melanggar Perda tentu saja akan dirazia.

Jadi edukasi larangan penangkapan ikan dengan penyetruman di sawah maupun di sungai dan empang lainnya terus dilakukan, dengan harapan secara dini untuk menjaga lingkungan dan memberikan pengetahuan warga untuk bertanggungjawab dengan lingkungan.

“ Sosialisasi larangan penangkapan ikan dengan menyetrum maupun dengan cara menggunakan racun tradisional meliputi tuba, atau racun pabrikan potas, kaporit maupun pestisida dan sejenisnya inilah yang digalakan kepada masyarakat,’’ ungkapnya.

Ia juga mengatakan, larangan penyetruman ikan secara langsung karena selain akan membahayakan jiwa penyetrum sendiri juga akan merusak habitat yang ada dilingkungan tersebut, sehingga pemerintah berupaya menggelar sosialiasi kepada warga secara langsung,’’ demikian ungkap Kasi Pengawasan dan Perlindungan Sumber Daya Perikanan Dinas Ketananan Pangan Pertanian dan Perikaan Kota Banjarmasin, Herlina Fatriany SPi. (vin/K-5)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.