Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Amuntai Kegiatan PNPM Perkotaan Diaudit

Kegiatan PNPM Perkotaan Diaudit

E-mail Cetak PDF

Amuntai, KP – Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP), yang dilaksanakan di 29 seluruh kelurahan/desa se Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tahun 2009, akan dilakukan audit.

Audit terhadap seluruh jenis kegiatan itu, dalam rangka mewujudkan transparansi dan akuntabiltas, sebagaimana tertuang di dalam rapat bersama Koordinator Kota (Korkot), asisten Korkot dan seluruh fasilitator kelurahan, Selasa (9/2), yang dilangsungkan di Bas Camp, Desa Sungai Karias.

 

Korkot HSU Fathur Rahmi Gultom menjelaskan, bahwa secara keseluruhan pelaksanaan PNPM-MP tahun 2009 di daerah ini, berjalan dengan baik dan telah berhasil menggelontorkan dana ke masyarakat melalui Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) yang dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) masing-masing kelurahan/desa yang mencapai sekitar Rp3,810 miliar, dari pagu Rp4,5 miliar.

``PNPM-MP menjunjung tinggi nilai-nilai transparansi dan akuntabiltas. Dan audit merupakan sebuah keharusan,’’ terang Fathur.

Untuk itu, pihaknya akan menggandeng lembaga audit independen yang profesional, sehingga tidak bisa dintervensi oleh pihak mana pun. ``Apapun hasil audit nantinya, akan berpengaruh pada kelanjutan program ini,’’ imbuhnya.

Target di HSU hingga 2015, diharapkan agar seluruh faskel dapat melakukan pembenahan terhadap lembaga pelaksana di tingkat kelurahan dan desa, yakni seluruh LKM dan KSM yang ada dan telah melaksanakan tiga jenis kegiatan, yakni prasarana, permodalan (ekonomi-red) dan sosial.

Terpisah, Satuan Kerja (Satker) PNPM-MP HSU, Amos Silitonga mengungkapkan, langkah yang diambil pihak Korkot untuk melakukan audit dengan menggandeng lembaga audit independen tersebut, merupakan sebuah langkah yang harus didukung oleh semua pihak, karena sejalan dengan pedoman pelaksanaan yang telah ditetapkan.

Berdasarkan hasil audit itulah, menurut Amos, nantinya dapat memberikan gambaran terhadap pelaksanaan untuk tahun berikutnya, yakni tahun 2010, serta diharapkan seluruh komponen masyarakat, baik LKM, KSM, lurah dan Kades beserta jajarannya, untuk selalu bekerjasama dan kompak dalam melaksanakan program ini, sesuai dengan tahapan dan kesepakatan masyarakat. (nov/K-6)