Melalui berbagai program yang telah dilaksanakan, seperti program dari pemerintah pusat guna pemberantasan buta aksara di wilayah Kabupaten HSU, kembali akan terus ditingkatkan pada tahun 2010 ini.
Kepala Disdikbudpar HSU Drs Heri Proyanto, ketika ditemui {{KP}}, belum lama tadi, mengungkapkan, angka buta aksara terus dapat ditekan, dan pihaknya pada tahun ini akan terus melaksanakan berbagai program penuntasan buta aksara, terutama di daerah pelosok pedesaan.
``Beberapa tahun sebelumnya, kita sudah melaksanakan berbagai program penuntasan buta aksara, seperti program yang telah dicanangkan pemerintah pusat,’’ katanya.
Heri menambahkan, diantara program tersebut, yakni penuntasan Wajib Belajar (Wajar) sembilan tahun, serta melakukan pembinaan secara berkesinambungan melalui berbagai kegiatan pelatihan.
Menurut Heri, penuntasan buta aksara perlu adanya langkah kegiatan yang berkesinambungan, karena meskipun sudah dikatakan bebas buta aksara, kalau tidak adanya langkah yang berkesinambungan, kemungkinan kembali buta aksara.
``Meskipun sudah dikatakan bebas buta aksara, kalau tidak dilatih, dikhawatirkan kembali buta aksara. Kita terus berupaya penuntasan buta aksara, yang diharapkan pada tahun 2012 akan kita tuntaskan,’’ terangnya.
Pihak dinas, ke depannya merencanakan melaksanakan berbagai program pelatihan dengan tujuan peserta dapat mengaplikasikan materi maupun program yang telah diberikan, agar dapat dimanfaatkan, dengan harapan tidak kembali buta aksara.
Selain itu, dengan diberikannya pelatihan tersebut, diharapkan dapat menambah pengetahuan kepada masyarakat.
Angka penuntasan buta aksara akan dilaksanakan hingga ke pelosok pedesaan. ``Yang dinilai masih banyak warga yang perlu pemberantasan buta aksara, seperti di daerah Kecamatan Paminggir, Kecamatan Danau Panggaang,’’ pungkas Heri. (nov/K-6)



