Amuntai, KP – Sebanyak kurang lebih 1348 pelajar Madrasyah Ibtadiyah (MI) se Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), mengikuti khataman Al-Qur’an, yang dilangsungkan di Masjid Raya Amuntai, Senin (30/5).
Khataman Al-Qur’an tersebut, dihadiri Bupati HSU HM Aunul Hadi, yang secara langsung membuka acara khataman, unsur Muspida, Kepala Dinas Pendidikan Drs Heri Priyanto, serta dihadiri beberapa SKPD terlait lainnya.
Puluhan payung kembang menghiasi kegiatan khataman, serta wajah ceria para murid yang dilengkapai dengan pakian muslim, dan juga senyum kebahagian para orang tua yang melihat putra-putrinya.
Sebelum kegiatan khamatan Al-Qur’an dimulai, para murid MI, yang berasal dari 28 sekolah MI Negeri, dan 33 sekolah swasta yang berjumlah sekitar 1348 orang melakukan pawai Ta’aruf.
Dalam kesempatan tersebut, Aunul, merasa bangga terhadap para murid yang telah menamatkan kitab suci Al-Qur’an, dan berharap dapat mencetak generasi muda yang berlandaskan Islami.
Bupati berharap, bahwa dengan sudah tamatnya membaca Al-Qur’an, bukan berarti berhenti sampai di sini saja, akan tetapi dapat terus mempelajari dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, khataman Al-Qur’an ini adalah merupakan langkah awal untuk terus ke depannya mendalami dan mempelajari dan diamalkan dalam kehidupan.
``Setelah khatamnya membaca kitab suci Al-Qur’an ini, merupakan langkah awal untuk terus mendalami dan mempelajari, serta mengamalkanya,’’ terang orang nomor satu di Kota ‘Bertaqwa’ ini.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) HSU, Nabhani Abdullah, yang juga hadir dalam kesempatan itu, dalam laporannya menyampaikan bahwa, ke depannya kegiatan seperti ini direncanakan untuk bergabung menggelar khataman Al-Qur’an dengan para pelajar di tingkat Sekolah Dasar (SD).
Nabhani juga menambahkan, bahwa kegiatan ini salah satu upaya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan agama. Selain, murid sudah berhasil menamatkan sekolah, juga sudah bisa menamatkan membaca Kitab Suci Al-Qur’an.
Para murid yang sudah berhasil menamatkan membaca Al-Qur’an, ke depannya juga diharapkan terus mempelajari dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui berbagai upaya, salah satunya tamat membaca Al-Qur’an, para murid setelah selesai tamat sekolah, sudah mampu mengerjakan sholat sendiri maupun secara berjamaah, di mana sudah bisa membaca surah-surah pada Kitab Suci Al-Qur’an.



