Direktur PDAM Balangan optimis, ketika seluruh lembaga pemerintah saat ini memahami kondisi yang harus disikapi, demi memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dari PDAM, maka pemenuhan kebutuhan tersebut akan segera terealisasi.
Seperti yang pernah dijelaskan Direktur PDAM Balangan Sundoyo SSos, dalam suatu kesempatan, optimalisasi keberadaan PDAM menjadi tanggungjawab perusahaan. Akan tetapi, upaya dalam perluasan pelayanan PDAM bagi masyarakat Balangan secara menyeluruh, merupakan kewajiban Pemkab setempat. Dalam hal ini, pihak perusahaan telah memaksimalkan pengembangan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
``Berbagai kendala masih dihadapi, terkait perluasan pelayanan ini. Namun, kesamaan persepsi yang saat ini telah ditemukan, baik dari Pemkab sebagai penyelenggara, dan DPRD selaku pemegang anggaran. Ke depan akan mampu mengembangkan layanan PDAM bagi masyarakat daerah pelosok di wilayah Balangan,’’ jelasnya.
Lebih lanjut Yoyo panggilan akrab Sundoyo mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah dalam program peningkatan profesionalitas perusahaan, seperti berkoordinasi dengan Pemkab, provinsi dan Pusat. Upaya tersebut, bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan, sehingga dalam 2 tahun terakhir ini (2008–2009) telah terbangun sarana dan prasarana dan dilanjutkan di tahun 2010 ini.
Terpisah, Bupati Balangan Sefek Effendie mangakui, layanan PDAM bagi masyarakat di pelosok wilayah Balangan belum maksimal. Sefek menjelaskan, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan yang tidak dapat di gantikan. Ia yakin, dengan menjalankan program pembangunan yang berdasar pada aspirasi masyarakat secara baik, kebutuhan masyarakat terhadap air bersih ini akan segera terpenuhi.
``Selain penggunaan anggaran yang harus melalui ketentuan dari pengesahan DPRD, program pembangunan secara bertahap, serta menilai aspek prioritas pemenuhan air bersih sebagai kebutuhan seluruh masyarakat segera terelasasi,’’ terangnya.
Dikatakannya, bahwa sesuai data dari PDAM, saat ini tengah dipelajari berbagai persoalan.
Seperti, daerah pelayanan sebagian besar bukan merupakan daerah datar berpotensi meningkatnya kehilangan tekanan air yang berpengaruh pada perdistribusian serta terbatasnya daya PLN yang juga mempengaruhi kemampuan produksi, tidak dapat dimaksimalkan.
``Pemkab Balangan, telah menganggarkan berbagai kebutuhan PDAM demi perluasan layanan.
Upaya tersebut, baik berbentuk penyertaan modal serta pembentukan dewan pengawas.
Diharapkan, ke depan berbagai kendala yang dihadapi dapat segera terselesaikan,” ujarnya. (jun/K-6)



