Barabai, KP - Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali menoreh prestasi di tingkat nasional. Kali ini, prestasi itu di dapat dari lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS).
Di mana, HST yang diwakili oleh Desa Banua Kupang Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU) yang sebelumnya meraih Juara I Regional Kalimantan, berdasarkan penilaian tim juri dari pusat, berhasil dinyatakan meraih juara III se Indonesia.
Penghargaan atas prestasi itu, diberikan pada acara puncak Hari Gerakan Nasional Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-8 dan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-39 tahun 2011, yang dipusatkan di Komplek Sentra Bisnis Ayani Mega Mall Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (31/5).
Bupati HST H Harun Nurasid dan Ketua TP PKK HST Hj Tintainah, beserta rombongan yang menghadiri acara itu, menyatakan bangga atas prestasi yang ditoreh Desa Banua Kupang itu.
Menurut Tintainah Harun Nurasid, kerja keras dalam mempersiapkan Desa Banua Kupang selama ini terbayar lunas, meski hanya berhasil menyabet juara tiga.
``Di Regional Kalimantan kita juara I, dan untuk tingkat nasional kita mendapat juara III, tapi ini kan se Indonesia,’’ ujarnya bangga.
Dikatakannya, Desa Banua Kupang hanya kalah sedikit poin dari Juara I Kelurahan Cibabat, Cimahi Jawa Barat dan Juara II Kelurahan Belingi Kecamatan Blitar Timur Jawa Timur.
Untuk penghargaannya, diserahkan langsung secara simbolis oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
``Prestasi Desa Banua Kupang ini, dipersembahkan buat seluruh warga Bumi Murakata. Prestasi ini, sangat membanggakan dan kita bertekad untuk bisa lebih baik lagi. Target kita ke depannya bisa menjadi juara I se Indonesia,’’ katanya optimis.
Sekedar diketahui, selain menghadiri penyerahan penghargaan tingkat nasional itu, rombongan Kabupaten HST, juga mengikuti gelar dagang dan bisnis exspo yang dibuka secara resmi oleh Presiden SBY. Pameran dagang itu, berlangsung dari 31 Mei hingga 3 Juni 2011.
``Kami tetap memperkenalkan produk khas HST seperti anyaman dan sulaman, serta penganan khas,’’ terang Kabag Humas Setda HST M Ramadlan.
Pameran dagang ini, sangat penting sebagai ajang promosi. Sebab, terangnya, diikuti oleh sekitar 600 kader PKK dan kader Posyandu dari 33 provinsi dari seluruh kabupaten/kota se Indonesia.
``Pameran yang kami ikuti sangat strategis untuk membuka akses informasi produk pasar,’’ pungkas Ramadlan.



