Memang, bulan maulid merupakan momen berharga bagi Gubernur Rudy Ariffin, yang kegiatannya sebagai kepala daerah sangatlah disibukan dengan berbagai aktivitas, namun dalam momentum maulid ini, dijadikan sarana untuk bersilaturahmi dengan warganya di berbagai pelosok.
Kegiatan Rudy Ariffin yang dalam Pemilukada 2010 ini maju kembali sebagai calon gubernur, juga dihadiri Wakil Bupati Batola Sukardhi serta seluruh Kepala Desa dan warga Wanaraya yang sebagian besar merupakan warga transmigran.
Dalam kesempatan itu, gubernur menyerahkan bantuan Rp15 juta untuk Panitia Maulid dan bantuan program peternakan, diantaranya satu unit peralatan aplikator untuk petugas pencatatan kelahiran ternak, dua unit peralatan geo positioning system, serta bantuan dana Rp15 juta untuk pembuatan instalasi biogas.
Dalam sambutannya pada kesempatan itu, gubernur mengatakan bahwa peringatan maulid ini adalah sarana yang tepat untuk memualiakan dan mencontoh kehidupan Nabi Muhammad SAW.
``Sebagai pengikut Nabi Muhammad SAW, kita harus melihat kembali sejarah kelahiran dan perjuangan beliau menegakan agama Islam,’’ ujar Rudy mengingatkan.
Salah satu ajaran Nabi Muhammad yang tetap releven sepanjang zaman adalah mempererat silaturrahmi dan persaudaraan. Untuk itu gubernur, mengajak masyarakat untuk terus memelihara suasana persaudaraan dan persatuan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Wanaraya ini menghadirkan penceramah KH Mukhyar Makbul, yang menguraikan keutamaan shalawat dan budi pekerti Rasulullah.
Hadir dalam peringatan itu para Kepala Dinas di lingkungan Pemprov Kalsel.
Sementara warga Wanaraya, yang sebagian besar terdiri dari para transmigran sangat bangga terhadap sosok Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin, yang mereka nilai sangat peduli dengan warganya, tidak terkecuali para tranmigran. (lia/K-6)



