Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Batola Sukardhi Ajak Petani Tanam Padi Unggul

Sukardhi Ajak Petani Tanam Padi Unggul

E-mail Cetak PDF

Marabahan, KP - Wakil Bupati Barito Kuala (Batola) H Sukardhi, mengajak para petani di Kecamatan Tabunganen, untuk mencoba menerapkan penanaman padi unggul.

Ajakan Wabup Sukardhi itu, disampaikannya pada saat menyerahkan bantuan 16 buah perontok padi ({power tresher}) kepada para kelompok tani Desa Beringin Kencana Kecamatan Tabunganen, Kamis (25/2).

``Memang saya dengar, pertanian di daerah ini sulit untuk padi unggul, karena lahan pasang surut. Namun, melalui PPL tidak salahnya dicoba, siapa tahu bisa,’’ ajak Sukardhi di hapadan para petani.

Sukardhi memaparkan, beberapa kecamatan di Batola seperti Kecamatan Anjir Pasar, Marabahan, Tabukan, Jejangkit, Rantau Badauh telah menerapkan pola tanam dua kali setahun.

Yakni satu kali untuk padi unggul dan satu kali untuk padi lokal, dan hasilnya sangat memuaskan.

Karena itu, ia mengimbau sekiranya Kecamatan Tabunganen bisa menerapkan pola tanam seperti ini, tentunya sangat menolong pendapatan petani. Dan pemerintah daerah siap mengawal melalui pemberian bibit, pupuk, dan obat-obatan gratis.

Terpisah, Ketua Kelompok Tani Karya Makmur, Martoyo mengatakan, sebetulnya di daerahnya pernah menerapkan padi unggul dan hasilnya cukup memuaskan.

Menurutnya, pada tahun 2009 di Tabunganen terdapat sekitar 100 hektare padi unggul yang ditanam para petani. Hanya saja lahan pertaniannya tidak dalam satu hamparan.

Dalam kesempatan itu, Wabup Sukardhi juga menyerahkan 16 unit mesin perontok padi ({power tresher}) yang berasal dari dana PNPM.

Terkait dengan itu, Sukardhi mengimbau supaya para kelompok tani dapat memanfaat serta memelihara bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Wabup juga mengharapkan, dengan diberikannya bantuan perontok padi tersebut, para petani hendaknya lebih termotivasi untuk lebih meningkatkan garapan lahan pertaniannya, agar produksi padi yang dihasilkan dapat lebih meningkat dan pada akhirnya juga meningkatkan pendapatan petani.

Sementara, kepada petani yang belum tergabung dalam kelompok tani, Sukardhi mengimbau, sebaiknya untuk ikut bergabung. Sebab, kata dia, banyak manfaat yang bisa didapat dari yang tergabung pada kelompok tani, seperti sekolah lapang pertanian tanaman terpadu, dapat bimbingan penyuluh, termasuk adanya bantuan berupa pupuk bersubsidi tanpa bunga, obat-obatan, serta bibit.

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor BPMPD Batola melalui Kabidnya Joko Sumitro mengatakan, 16 unit mesin perontok padi yang diserahkan kepada 15 kelompok tani dan 1 desa tersebut, berasal dari dana PNPM Mandiri tahun 2009 sebesar Rp102.975.000.

Pengadaan mesin perontok padi ini, papar Joko, melalui proses panjang mulai dari musyawarah masyarakat, dilanjutkan oleh persetujuan kecamatan hingga adanya kesepakatan.

Pada tahun 2010 ini, kata dia, rencananya Tabunganen akan mendapatkan bantuan sekitar Rp2 miliar, berupa Bantuan Langsung Masyarakat (BLM). Dana ini, direncanakan untuk pengadaan SPT. Hanya saja, untuk pengadaannya masih terkendala izin dari Dinas Pertambangan Kalsel.

Penyerahan perontok padi ini, juga diisi dengan dialog oleh Wabup Sukardhi dengan para kelompok tani. Dalam dialog tersebut, warga mengharapkan untuk segera dibuatkan jalan alternatif karena jalan yang ada saat ini sudah tidak bisa dipergunakan lantaran putus tergerus gelombang. Selain itu warga juga memohon bantuan bibit penggemukan sapi.

Menanggapi hal itu Wabup Sukardhi, akan menampung permohonan warga dan berjanji untuk membicarakannya kepada instansi terkait. (K-6)