Peringatan tersebut, mengambil tema ‘Meneladani kehidupan Rasulullah SAW, menebar shalawat, menuai syafaat’, sekaligus penggantian nama majelis ta’lim Marabahan, dari Majelis Ta’lim Selidah menjadi Majelis Ta’lim Ummul Khadijah oleh Ketua TP-PKK Batola Hj Noormiliyani AS Hasanuddin Murad.
Hj Noormiliyani yang di dampingi Ketua DWP Batola Sri Wahyuningsih Supriyono mengatakan, dilakukannya penggantian nama majelis ta’lim ini dengan harapan untuk menuju ke arah kebaikan.
Nama Ummul Khadijah, jelas isteri Bupati Batola H Hasanuddin Murad ini, yaitu mengacu kepada nama isteri Muhammad SAW yaitu Siti Khadijah. ``Dari nama ini pula diharapkan ibu-ibu pengajian dari majelis ta,lim Ummul Khadijah, dapat meneladani sikap dan perbuatan mulia dan terpuji seperti yang dilakukan isteri Nabi Muhammad, Siti Khadijah yang senantiasa taat dan mencintai suami di samping selalu melaksanakan amal shaleh,’’ tutur Hj Noormiliyani.
Terkait pelaksanaan maulid yang dihadiri para mejelis ta’lim se-Batola ini, Hj Noormiliyani menyatakan, sangat menyambut baik atas prakarsa yang dilaksanakan dalam upaya membumikan nilai-nilai ilahiyah dan mempraktekan nilai-nilai nubuwah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Menurut Ketua TP-PKK Batola ini, melalui peringatan Maulid diharapkan semakin mengenal pribadi Rasulullah SAW yang seutuhnya, sehingga dapat dijadikan teladan bagi semua.
Dikatakan, Rasulullah dalam sisi kehidupan, baik sebagai pemimpin pemerintahan, pemimpin agama, hingga pemimpin rumah tanggga banyak yang dapat dijadikan sumber inspirasi dan keteladanan yang tidak pernah habis untuk dipelajari, digali, diamalkan, serta sebagai pedoman dalam mengarungi kehidupan dunia.
Memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, lanjut Noormiliyani, juga merupakan salah satu wujud kecintaan kepada beliau, sehingga diharapkan melalui peringatan akan memperoleh keselamatan serta diberikan syafaat dan pertolongan pada hari kiamat kelak.
Sementara itu, penceramah dari Banjarmasin, Hj Rusdiana Abdan, lebih banyak menceritakan tentang perjalanan Rasulullah SAW dari sejak kandungan, lahir, kecil, dewasa, menjadi Rasul hingga wafat.
Dia menceritakan, banyak sifat dan prilaku Rasulullah yang dapat dijadikan contoh tauladan bagi setiap manusia. Dikatakan, Rasulullah adalah rahmatan lil alamin bagi alam dan seisinya. (K-6)



