Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Batola Panen Raya Iwak Papuyu, Bupati Bantu 50 Ribu Bibit Papuyu

Panen Raya Iwak Papuyu, Bupati Bantu 50 Ribu Bibit Papuyu

E-mail Cetak PDF

Marabahan, KP - Satu lagi keberhasilan yang ditunjukan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola). Setelah berhasil dalam pengelolaan pertanian padi, kali ini keberhasilan tersebut di bidang perikanan.
Bukti keberhasilan tersebut, yaitu dengan dilaksanakannya panen raya {{Iwak Papuyu}} (ikan betok) di lahan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Setia Kawan yang terletak di Handil Pinang Desa Sungai Lumbah Kecamatan Alalak, Kamis (19/5).
Panen raya di lahan milik Suriansyah, seluas sekitar 5 hektare ini juga dilakukan para Muspida, ketua PN Marabahan, ketua Pengadilan Agama Marabahan, Kabid Budidaya Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalsel Ir Hj Siti Rahmi Fatmawati MP, Kadis Perikanan dan Kelautan Batola Ir Sugiatno, Camat Alalak M Rusli SSos, instansi terkait, para kades se Alalak, dan masyarakat.
Pada panen raya ini, Bupati H Hasanuddin Murad, juga menyerahkan sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Dirjen Perikanan kepada lima orang petani ikan tawar terutama patin asal Batola, serta menyerahkan bantuan sajadah untuk Langgar Miftahul Jannah Desa Sungai Lumbah, Kecamatan Alalak.
Hasan, sapaan akrab Bupati Batola itu mengatakan, Kabupaten Batola memiliki potensi sumber daya alam cukup besar di sektor perikanan, baik perikanan laut, sungai, maupun rawa yang sangat prospektif untuk dikembangkan.
Dari hasil identifikasi, lanjut bupati, yang juga mantan anggota Komisi V DPR RI ini, tercatat 5.305 hektare lahan di Batola berpotensi untuk budidaya perikanan berupa tambak, kolam, keramba, dan persawahan.
Dikatakan bupati, yang juga mantan Dosen Fakultas Hukum Unlam Banjarmasin ini, produksi perikanan budidaya di Batola pada tahun 2010 mencapai 5.748,336 ton yang terdiri dari produksi usaha tambak sebesar 5.109 ton, kolam 508,28 ton, keramba 119,01 ton, dan mina padi 12,07 ton.
``Selama ini, potensi sumber daya perikanan terutama ikan rawa seperti papuyu dan haruan (gabus) hanya sebagian kecil yang dimanfaatkan untuk kegiatan usaha budidaya. Kebanyakan ikan yang diperoleh masyarakat merupakan tangkapan dari alam bebas dengan peralatan sederhana dan sifatnya pun musiman,’’ jelas Hasan.
Untuk itu, lanjutnya, upaya pembudidayaan ikan melalui usaha tambak maupun kolam seperti ini, diharapkan dapat melestarikan keberadaan dan kesinambungan pemenuhan kebutuhan akan ikan, khususnya air tawar.
Upaya pembudidayaan ikan papuyu ini, menurut Hasan, tentunya tidak terlepas ketersediaan benih ikan. Di mana saat ini benih yang didapat berasal dari Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Mandiangin.
Untuk itu, ke depan bupati mengharapkan, Batola mampu menyediakan benih ikan papuyu secara mandiri, sehingga dapat membantu dan melayani kebutuhan para pembudidaya yang berada di daerah ini.
Menanggapi keinginan petani akan adanya bantuan bibit dan pakan, Bupati Hasan, bersedia memberikan bantuan bibit ikan papuyu secara pribadi sebanyak 50 ribu ekor. Sementara, dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kalsel bersedia membantu sebanyak 30 ribu ekor.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Batola Ir Sugiatno mengatakan, pembudidaya ikan papuyu Kelompok Setia Kawan di Alalak ini, berkembang sejak 3 tahun yaitu yang berada di Desa Beringin dan Desa Sungai Lumbah.
Sementara kolam terbesar pada petani di Desa Sungai Lumbah.
Perkembangan budidaya ikan papuyu ini, jelas Sugiatno, berkat pembinaan bersama dengan BBAT Mandiangin.
Sementara itu, berdasarkan perkiraan pemilik kolam Suriansyah, dengan kolam berukuran 6x19 meter ini telah ditebar 10.000 ekor benih ikan dan menghasilkan 300 kilogram papuyu dengan harga Rp40 ribu per kilogram, maka akan menghasilkan pemasukan sebesar Rp12 juta per kolam.
Terpisah, pemilik lahan kolam iwak papuyu yang baru dipanen tersebut, Suriansyah, kepada {{KP}}, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak, sehingga panen hari itu dapat terlaksana. ``Tak lupa juga saya ucapkan kepada Pemkab Batola, dalam hal ini Bupati Hasan, Diskanlaut Batola dan Provinsi Kalsel, BBAT Mandiangin, yang selalu memberikan bimbingan dan dukungannya kepada kami, sehingga kami dapat berhasil mengelola tambak ikan papuyu ini,’’ katanya.