Marabahan, KP - Himpunan Wanita Karya (HWK) se Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pertemuan rutin per triwulan di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Sabtu (28/5).
Pertemuan yang berlangsung di Aula Selidah Marabahan ini, selain dihadiri para pengurus dan anggota DPD HWK kabupaten/kota se Kalsel, juga dihadiri Ketua DPD HWK Provinsi Kalsel Hj Sri Harmini Zualfi dan pengurus, para Ketua DPD HWK kabupaten/kota se-Kalsel, serta dihadiri Ketua Dewan Kebijakan DPD HWK Batola Hj Noormiliyani AS Hasanuddin Murad.
Ketua DPD HWK Batola Hj Zaitun Hayani Aminuddin Murad mengatakan, rasa senang dan bangga dipercaya menjadi tuan rumah dari kegiatan pertemuan. Sehubungan dengan itu, ia menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan untuk menjadi tuan rumah.
Ketua DPD HWK Provinsi Kalsel Hj Sri Harmini Zualfi mengutarakan, pertemuan yang dilaksanakan ini, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan per triwulan sekali. Tujuannya, sebut Sri Harmini selain untuk mempererat tali silaturrahmi dan menambah keakraban antarsesama anggota HWK sekaligus untuk melakukan konsolidasi dan saling tukar pandangan terhadap program perbaikan di tubuh organisasi.
Agar, lanjut dia, kegiatan organisasi semakin mengalami kemajuan dari waktu ke waktu, serta keberadaannya dapat memberikan manfaat berarti di masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPD HWK Provinsi Kalsel sempat menitipkan pesan, agar DPD Partai Golkar dapat mengikutkan perwakilan DPD HWK di pencalonan DPRD masing-masing, agar keberadaan HWK bisa lebih dipandang baik di masyarakat, desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Batola Drs Hikmatullah dalam sambutan tertulis, dibacakan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Batola Bidang Peranan Wanita, Hj Laila Rusman Aji menyatakan, selaku Ketua DPD Partai Golkar Batola, tentunya menyambut baik dan sangat menghargai dilaksanakannya kegiatan ini.
Karena, lanjut dia, dengan adanya rapat per triwulan maka masing-masing pengurus dan organisasi dapat lebih mengevaluasi segala kegiatan dan program yang telah disusun, baik program triwulan maupun program umum.
Sehingga, mana yang dapat terlaksana secara baik dan lancar dan mana pula yang agak sulit bahkan yang belum bisa dilaksanakan dapat terinventarisir. Selain itu, di dalam rapat tentunya akan dapat terlihat permasalahan baik mengenai kendala di lapangan atau kendala masalah keuangan dan dana bahkan kendala SDM.
Oleh karena itu, lanjutnya, setiap organisasi wajib melaksanakan rapat-rapat dalam melancarkan organisasi karena hal ini juga sesuai dari AD/ART organisasi. Di samping sebagai tolok ukur organisasi dapat kerja atau pertemuan seperti sekarang juga dapat membina hubungan anggota serta pengurus dipastikan organisasi dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Tamasya Nikmati Pemandangan Sungai Barito
Usai melakukan rapat pertemuan dan konsolidasi para anggota HWK se-Kalsel ini, diajak bertamasya menikmati pemandangan Sungai Barito dengan mengelilingi kawasan perairan Marabahan dengan menumpangi kapal fery. Kegiatan ini, juga diikuti para ketua HWK provinsi maupun kabupaten/kota, termasuk Ketua Dewan Kebijakan DPD HWK Batola Hj Noormiliyani AS Hasanuddin Murad, yang ikut bersama-sama rombongan.
``Mungkin ibu-ibu baru kali ini pernah naik fery menikmati nuansa keindahan sungai di kawasan Marabahan dan sekitar,’’ tutur salah satu pengurus HWK Batola, Wahidah, saat bertindak sebagai MC.
Para peserta pertemuan rutin HWK se-Kalsel diajak naik fery setelah menggelar rapat konsolidasi sekitar pukul 13.00 WITA. Sewaktu berada di fery, mereka disuguhi makan siang ala prasmanan sambil menikmati alunan musik organ tunggal yang sengaja disiapkan untuk melengkapi perjalanan.
Dengan menu tradisional khas Banjar gangan kaladi, iwak karing sapat, papuyu dan saluang ditambah nila basanga dilengkapi semilir angin, semakin menambah selera makan di siang itu.
Selain itu, para peserta dari masing-masing kabupaten dipersilakan untuk unjuk kebolehan menyumbangkan lagu andalan secara bergantian, sehingga membuat situasi bertambah semarak. Lebih-lebih di kesempatan itu, beberapa peserta yang lain melengkapi dengan berjoget ria, membuat suasana menjadi akrab satu dengan yang lain.
Pihak panitia pada perjalanan naik fery dari Marabahan - Sungai Gampa ini, sangaja melibatkan semua ibu-ibu untuk bernyanyi. Mereka satu persatu dipanggil untuk menyanyikan lagi, tidak terkecuali Ketua Dewan Kebijakan DPD HWK Batola Hj Noormiliyani AS Hasanuddin Murad.
``Sungguh sesuatu yang belum pernah aku rasakan,’’,” ucap seorang peserta dari Kabupaten Tabalong.



