Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Batola Setrawan PNPM Tingkatkan Kapasitas

Setrawan PNPM Tingkatkan Kapasitas

E-mail Cetak PDF

Marabahan, KP - Sedikitnya 21 setrawan di lingkungan Pemkab Batola mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas aparat pemerintah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan.
Ke 21 setrawan yang mengikuti pelatihan tersebut, terdiri 5 orang setrawan kabupaten dan 16 orang setrawan kecamatan. 
Pelatihan yang bertempat Aula Penginapan Arira Marabahan ini, dibuka bupati Batola melalui Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Drs H Johansyah MSi dan disaksikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Drs H Jamiddin Praja MSi, Selasa (22/11).
Bupati dalam sambutannya, yang dibacakan Asisten Bidang Ekobang H Johansyah mengatakan, pendekatan pemberdayaan masyarakat selama ini banyak diupayakan melalui berbagai pembangunan sektoral maupun regional.
Namun, karena dilakukan secara parsial dan tidak berkelanjutan, efektivitasnya terutama untuk penanggulangan kemiskinan dipandang masih belum optimal, sehingga melalui PNPM Mandiri Perdesaan diharapkan dapat terjadi harmonisasi prinsip-prinsip dasar, pendekatan, strategi, berbagai mekanisme dan prosedur pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat dapat terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara efektif dan efisien.
Lebih jauh bupati mengatakan, PNPM MP secara umum bertujuan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan berdasarkan pengembangan kemandirian masyarakat, melalui peningkatan kapasitas, pemerintah lokal serta penyediaan sarana prasarana sosial dasar dan ekonomi perdesaan.
Dalam upaya menyamakan pemahaman dan persepsi terhadap visi dan misi pemerintah dan PNPM MD terhadap penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat, maka diperlukan setrawan yaitu kader PNS yang dibekali kemampuan khusus untuk menggerakan perubahan sikap mental di lingkungan pemerintahan dan perubahan tata kepemerintahan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, serta mendampingi masyarakat khususnya dalam manajemen pembangunan partisipatif sebagai sarana mediasi, akselerasi dan fasilitasi antara kepentingan pemerintah, masyarakat maupun pihak ketiga.
Sehubungan dengan itulah, bupati, menyatakan menyambut baik dengan diadakannya pelatihan, karena selain sebagai sarana saling silaturrahmi, bertukar pikiran dalam menambah pengetahuan dan wawasan, juga untuk menyamakan persepsi dalam membangun Bumi Ijejela ini.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Dahtiar Fajar mengatakan, pelatihan dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparat pemerintah, khususnya para setrawan kabupaten dan kecamatan, agar memiliki pemahaman dan persepsi terhadap visi dan misi pemerintah dan PNPM MD terhadap penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Batola.
(adv/K-6)