Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Kandangan Kebutuhan Ternak Besar Dapat Dihasilkan Sendiri

Kebutuhan Ternak Besar Dapat Dihasilkan Sendiri

E-mail Cetak PDF

Kandangan, KP – Kebutuhan ternak besar seperti sapi dan kambing, bagi Kabupaten HSS, saat ini tidak perlu mendatangkan dari luar daerah.
Ini bisa dibuktikan sewaktu penyelenggaraan ibadah kurban lalu, keperluan dapat sepenuhnya di suplai dari peternak yang ada, malah ada yang dikirim keluar daerah.

Pasalnya, Dinas Perikanan dan Peternakan HSS sudah jauh hari menyediakan hewan kurban agar kebutuhan masyarakat akan ternak tercukupi. Tidak tanggung-tanggung dalam beberapa tahun terakhir, warga HSS tidak pernah membeli sapi ke daerah lain, malah sebaliknya daerah lain membeli sapi ke Kabupaten HSS.

Hal ini, tidak lepas dari kesigapan Dinas Perikanan dan Peternakan setempat menangani masalah peternakan di daerahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Ir H Royama Basyuni mengatakan, dalam bidang peternakan pihaknya selalu membuat program-program yang bertujuan untuk penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, sehingga tercapai kemandirian masyarakat dan daerah di samping mewujudkan keunggulan daerah.

Program yang telah dikembangkan pihak peternakan, yakni peningkatan produksi hasil peternakan, salah satunya kegiatan pembangunan sarana prasarana pembibitan ternak pada mulanya sejak tahun 2007, kegiatan ini bersumber dari dana DAK pertanian dapat dimanfaatkan untuk pembelian ternak sapi bibit, namun sejak tahun 2009, berdasarkan JUKNIS penggunaan dana DAK pertanian tidak diperbolehkan lagi, sehingga dimanfaatkan untuk pembangunan gudang kompos beserta peralatannya.

Tahun 2009 dialokasikan sebanyak 10 paket kompos untuk 10 kelompok yang berlokasi di Kecamatan Telaga Langsat 2 paket, Kecamatan Padang Batung 2 paket, Kecamatan Sungai Raya 2 paket, Kecamatan Simpur 2 paket, Kecamatan Kalumpang 1 paket dan Kecamatan Angkinang 1 paket.

Dijelaskan H Royama, adapun pembibitan dan perawatan ternak, kegiatan ini diarahkan untuk operasional UPTD Balai pembibitan dan pengembangan ternak di Desa Batang Kulur Kiri Kecamatan Sungai Raya, yang selama ini telah mengelola ternak sapi Bali sejak Tahun 2006.

Ternak yang ada sebanyak 34 ekor sapi betina dan 2 ekor sapi pejantan.

``Saat ini ternak-ternak tersebut, telah berkembang dan menghasilkan anak sebanyak 29 ekor serta kondisi sekarang induknya dalam masa bunting yang ke dua,’’ bebernya.

Selama Tahun 2009, telah dikembangkan sapi jenis unggul yaitu Limousin, Brahman, Simental dan Brangus. Kondisi sekarang jumlah sapi unggul yang ada yaitu 30 ekor betina dan 6 ekor pejantan.

Kadis Peternakan menyebutkan, pengembangan agribisnis peternakan, yang kegiatan ini diarahkan untuk pengadaan ternak dan pembinaan ternak-ternak pemerintah yang ada di masyarakat maupun ternak itu sendiri.

Dari bagi hasil usaha peternakan sapi pemerintah, yang ada pada masyarakat selama ini telah memberikan kontribusi pada PAD Kabupaten HSS sebesar Rp1.424.811.750. Dengan perincian Tahun 2007 sebesar Rp535.725.750, tahun 2008 sebesar Rp580.813.000 dan sampai bulan Oktober tahun 2009 sebesar Rp308.343.000.

Dengan demikian, secara keseluruhan masyarakat yang menerima manfaat dari pembangunan perikanan dan peternakan selama tahun 2006-2009 sebanyak 2.072 orang. ``Ke depan program-program yang berkaitan dengan penangulangan kemiskinan dan pengangguran, akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan untuk mencapai kemandirian masyarakat, di samping mewujudkan keunggulan daerah,’’ demikian H Royama. (noi/K-6)