Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Kandangan DPPKAD HSS Gelar Ekspose Analisis Pendapatan Daerah

DPPKAD HSS Gelar Ekspose Analisis Pendapatan Daerah

E-mail Cetak PDF

Kandangan, KP – Perkembangan Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2006-2010 rata-rata Rp51.354.387.101,50 atau 13,66 persen dengan realisasi 102,77 persen. Tahun 2010 terjadi penurunan rata-rata kenaikan target 13,66 persen.
Hal tersebut, disampaikan Plt DPPKAD Kabupaten HSS Drs H Ideham MAP, saat melakukan ekspose Pendapatan Daerah, di Aula Mandapai Bappeda Kandangan, Selasa (31/5).
Diungkapkan Ideham, sumber pendapatan daerah berdasarkan Permendagri No.13 Tahun
2006 ada tiga sumber, yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan (PD), dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Kontribusi Pendapatan Daerah TA 2006–2010 dengan perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) rata-rata 37.79 persen dengan realisasi 88.32 persen. Dari dana perimbangan rata-rata 9.60 persen dengan realisasi 104 persen. Sedangkan perkembangan lain-lain pendapatan daerah yang sah, rata-rata kenaikan 59.19 persen dengan realisasi 99.45 persen.
Kesimpulan disampaikan Ideham, setiap tahun target pendapatan daerah mengalami peningkatakan yang terbagi dengan capaian realisasi di atas 100 persen. Selama lima tahun terakhir masih didominasi transfer pusat di atas 88 persen. Sedangkan kontribusi PAD masih di bawah 6 persen.
``Ke depan perlu berbagai upaya, memaksimalkan penerimaan PAD dengan mengoptimalkan penerimaan dari sumber-sumber PAD yang ada. Mengoptimalkan penerimaan transfer pusat dengan mengintensifikan koordinasi terkait data-data,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Bupati HSS Dr H Muhammad Safi’i M.Si mengungkapkan, mengenai ekspose analisis pendapatan daerah selama lima tahun dan proyeksi pendapatan daerah tahun 2012, bahwa ditargetkan Rp6 miliar untuk anggaran di tahun 2012.
Dengan berbagai pertimbangan dan bantuan dari SKPD terkait, bagaimana sehingga PAD Kabupaten HSS meningkat. Dengan kata lain, Dinas Kesehatan 2012 tafir layanan kesehatan yang baru sudah berubah. ``Kebijakan kita bahwa semua orang HSS mendapatkan jaminan kesehatan. Coba lakukan tarif riil kesehatan, Dinkes tarif layanan Puskesmas, rumah sakit, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,’’ sebut bupati, sambil menambahkan, bahwa 2011 harus selesai revisi retribusi kesehatan mulai Puskesmas sampai dengan rumah sakit.
``Pemerintah tidak boleh rugi, akan tetapi tidak boleh juga mengambil Untung,’’ tegas Safi’i.
Bupati dua periode ini, juga menyampaikan tidak hanya pada Dinas Kesehatan, akan tetapi semua dinas yang terkait bagaimana meningkatkan PAD Kabupaten HSS. Yang hadir dalam ekspose tersebut.
Diungkapkan bupati bahwa, Dinas Pekerjaan Umum, retribusi pemakaian kekayaan
daerah hindari kebocoran, karena masih ada yang bermain dengan kontraktor.
Dinas Tata Kota dan LH, bupati, meminta untuk pro aktif untuk merekrut retribusi persampahan, dan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Dinas Perhubungan, lakukan penghitungan riil terkait retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum. ``Target parkir 50 persen pendapatan dioptimalkan, baik itu parkir di rumah sakit dan di jalan,’’ tandasnya.
Bupati, juga meminta pada Kantor Perizinan Kabupaten HSS agar bertindak dalam memproses perizinan, misalnya, saja ada yang belum berizin datangi ke rumah dan tidak usah terlalu dipersulit dan apabila biayanya mahal boleh beberapa kali bayarnya. ``Proses perizinan selesai di tempat, paling tidak akhir bulan,’’ demikian Bupati Safi’i.
Hadir dalam kesempatan ekspose pendapatan daerah tersebut, Sekda HSS Drs H Achmad Fikry MAP, kepala SKPD, dan para camat.