Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Kota Baru Lokasi Masjid Raya Kotabaru

Lokasi Masjid Raya Kotabaru

E-mail Cetak PDF

Kotabaru, KP - Warga Kotabaru, mengeluhkan sikap pemerintah daerah khususnya Dinas Tatakota dan Perumahan Kotabaru yang menempatkan sejumlah bak sampah di sekitar Masjid Raya Khusnul Khotimah di Jalan Suryagandamana Kotabaru.
Salah seorang tokoh masyarakat Kotabaru, Z.Abidin, di Kotabaru, belum lama tadi, mengatakan, sampah rumah tangga itu menumpuk di samping kanan dan kiri pintu gerbang Masjid Raya mulai malam hingga menjelang siang.

``Bahkan yang lebih tragis lagi, sampah hotel di daerah itu juga dibuang ke lokasi di pintu gerbang masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Kotabaru itu,’’ ujar menjelaskan.

Ini tidak dapat dibiarkan, tegas Abidin, yang menurut dia, seharusnya kawasan di sekitar Masjid Raya adalah merupakan lokasi bersih dan indah dipandang, bukan sebaliknya menjadi lokasi yang ditumpuki sampah.

Abidin menambahkan, beberapa hari terakhir ini di lokasi sekitar pintu gerbang masjid juga menjadi tempat pemanasan aspal.

``Bukan hanya itu, masih ada beberapa titik bak sampah yang lainnya di sekitar lokasi Masjid Khusnul Khotimah,’’ kata salah seorang tokoh di Jalan Veteran, Kotabaru, Toni.

Ia berharap lokasi masjid terbebas dari sampah dan barang-barang milik warga.

``Lokasi masjid harus terlihat bersih, indah dan nyaman dipandang dari setiap yang datang,’’ katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tatakota dan Perumahan H Ridjan Fahrani, mengakui adanya penumpukan sampah di lokasi tersebut. ``Insya Allah, secepatnya kami akan merelokasi bak sampah yang ada di pintu gerbang masjid ke lokasi yang lain,’’ katanya.

Tentang pemanasan aspal, kata Ridjan, kegiatan itu dilakukan kontraktor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru, yang sedang melakukan penutupan bekas galian.

``Mungkin tidak lama lagi kontraktor itu selesai mengerjakan penutupan bekas galian pipa, setelah selesai mereka tidak lagi beroperasi di pintu gerbang,’’ jelasnya.

Sementara itu, menyinggung Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kepala Dinas Tatakota dan Perumahan mengatakan, tahun 2010 akan merelokasi TPA sampah di Sebelimbingan ke Sembuluan.

``Insya Allah, dari APBD Kotabaru 2010 ini kita mendapatkan dana ganti rugi untuk TPA di Sembuluan, Pulau Laut Utara,’’ katanya.

Rencananya Dinas Tatakota dan Perumahan merelokasi TPA Sebelimbingan ke lokasi yang baru di Sembuluan sekitar enam hingga sembiln dari lokasi lama.

``Karena lokasi Sebelimbingan seluas 2,6 hektare dan dioperasikan sejak tahun 80-an itu,’’ pungkasnya. (ant/K-6)