Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Kota Baru Wisuda Terakhir Sarjana DII PGSD

Wisuda Terakhir Sarjana DII PGSD

E-mail Cetak PDF

Kotabaru, KP - Dalam sidang senat terbuka, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) di gedung Paris Barantai Kotabaru, mewisuda angkatan terakhir Sarjana Diploma II, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang dikelola Yayasan Pendidikan dan Pengembangan SDM Paris Barantai setempat.
Ketua STKIP, yang juga Direktur PGSD Drs Rudy Suryana M.M.Pd, saat membuka sidang senat melaporkan, jumlah wisudawan/wisudawati sebanyak 251 orang, merupakan angkatan X atau terakhir sejak berdirinya PGSD tahun 2002.

Dalam perjalanannya, keberadaan PGSD sekarang telah meningkat status menjadi STKIP, untuk sertifikasi mahasiswa lulusan S1, karena tuntunan bagi profesi guru, minimal jenjang pendidikan S1.

Mengingat hal itu, Rudi berharap, kepada para wisudawan dan wisudawati untuk melanjutkan studi meraih predikat jenjang S1, sehingga minat dan bakat profesi guru, akan terbuka untuk dapat diwujudkan.

Harapan yang sama, juga disampaikan Ketua Yayasan M Faruk Syahdan SH MH, yang mengatakan, bahwa STKIP memiliki tiga jurusan yakni Matematika, Bahasa Indonesia dan Pendidikan Jasmani.

Sementara itu, Koordinator Kopertis wilayah XI Prof Dr Ir Sipon Muladi,  dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasubag Kepegawaian Hj Rinawati Agustini SH MH berharap, bahwa menyandang profesi guru, harus mampu menjaga citra, wibawa, keteladanan, integritas dan kapasitasnya.

``Sebab tugas guru tidak hanya mengajar di depan kelas semata, akan tetapi juga mendidik, membimbing, menuntun dan membentuk karakter moral yang baik, bagi anak-anak didiknya,’’ sebutnya.

Menurutnya, kondisi saat ini menuntut para guru menjadi salah satu faktor penentu, tinggi atau rendahnya mutu hasil pendidikan. Mengingat keberhasilan pendidkan sangat ditentukan oleh kemampuan guru, dalam mempersiapkan peserta didik, melalui kegiatan belajar-mengajar.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Kotabaru Drs Fatizanolo S, BA, mengharapkan, benar-benar dapat menjadi teladan dalam menyandang predikat guru, baik tutur kata maupun prilaku. ``Masyarakatkan budaya malu untuk tidak berbuat yang melanggar norma apapun,’’ ujarnya, yang menginginkan para wisudawan dan wisudawati, berperan aktif meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan di daerah ini.

Menjelang Porprov Oktober tahun ini di Kotabaru, ia minta bersama-sama untuk mensukseskannya, demi menjaga harga diri dan nama baik daerah. Waspadai narkoba, baik pelajar maupun masyarakat juga diingatkan, karena secara nasional pengguna narkoba meningkat 100 persen. ``Hendaknya, kita merasa terpanggil untuk memberantas, dan tidak mengkonsumsi barang haram tersebut,’’ tandas Fatizanolo.

Dalam kesempatan itu, disajikan orasi ilmiah berjudul, Meneguhkan Komitmen Guru pada Pendidikan Kecakapan Hidup, yang disampaikan Sainul Hermawan, S.Pd, M.Hum dari FKIP Unlam Banjarmasin. (sen/K-6)