Tanjung, KP – Menteri Energi Sumber Daya Meneral (ESDM) Darwin Zaidi Sholeh, resmikan peluncuran Bio Diesel Fuel (BDF) pilot project di Indonesia, oleh tiga perusahaan besar yakni, PT Adaro Energy Tbk, PT Komatsu Marketing and Support Indonesia dan PT United Tractors (UT) Tbk.
Acara yang digelar di Areal Tambang PT Adaro Indonesia KM 72 Tanjung Kabupaten Tabalong tersebut, pada Selasa (31/5), juga dihadiri oleh Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk H Boy Garibaldi Thohir, di dampingi Presiden Komisaris PT Adaro Energy Tbk Edwin Soeryadjaya, Presiden Direktur Komatsu Ltd Kunio Noji, Presiden Direktur PT UT Tbk Djoko Pranoto, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yoshinori Katori, Deputi II Kementerian Lingkungan Hidup MR Karliansyah, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Rudy Ariffin, serta dua bupati yakni Bupati Tabalong Drs H Rachman Ramsyi M.Si dan Bupati Balangan H Sefek Effendi.
Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk H Boy Garibaldi Thohir, dalam sambutannya menjelaskan, program peluncuran BDF Project ini sesuai dengan visi PT Adaro Energy yang mengamanatkan keselamatan dan kelestarian lingkungan. ``Salah satu tujuan BDF Project adalah untuk menciptakan daerah operasional yang lebih ramah lingkungan,’’ terangnya.
``Era energy murah segera akan berakhir, nantinya BDF project akan menjadi kebutuhan, sebab bio diesel ini dapat mengurangi ketergantungan kita dengan bahan bakar yang berasal dari fosil seperti premium dan solar,’’ imbuh Boy.
Pada kesempatan itu, Menteri ESDM Darwin Zaidi Sholeh, dalam sambutannya menjelaskan, kedatangannya bersama rombongan karena di tempat tersebut sedang digarap oleh PT AI dengan penghasilan lebih kurang 40 juta ton per tahun batubara Indonesia. ``Tempat ini menghasilkan kurang lebih 40 juta ton per tahun atau 1/7 dari produksi batubara Indonesia, padahal kita tahu perusahaan banyak, PKP2P lebih dari 20-an, jadi PT Adaro dan lokasinya itu berada dan menghasilkan sesuatu yang strategis dengan areal luasnya 35 ribu hectare,’’ terangnya.
Dialain pihak, lanjutnya, dalam rangka melakukan menghasilkan batubara tersebut tadi, PT Adaro mempekerjakan tenaga kerja juga telah terus menjalankan kewajibannya melakukan revegetasi antara lain tanaman original ditanam kembali serta tanaman keras juga ditanam kembali, serta tanaman bermanfaat seperti yang diresmikan manfaatnya segera setelah ini.
Dalam upaya menghasilkan produksi tadi, ini mungkin angka tidak difahami PT Adaro menggunakan kurang lebih 2 juta kilo leter per tahun solar, sedangkan solar yang digunakan di Indonesia lebih kurang 12 juta kilo liter solar per tahun. ``Artinya, posisi penggunaan solar di sini (di PT Adaro.red) lebih kurang 1/6 dari solar se Indonesia.
``Dibandingkan dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) se Indonesia yang jumlahnya kurang lebih 60 juta kilo literan, 12 juta kilo liter per tahun itu kurang lebih 20 persen, itulah hal strategis dari volume baik apa yang dihasilkan maupun apa yang ditimbulkan,’’ tandas Darwin.
Menurutnya, saat ini Indonesia bersama bangsa-bangsa lainnya di dunia, sedang berusaha keras mengurangi ketergantungan pada energy yang berasal dari fosil. ``Solar termasuk energy yang bersumber dari fosil, solar paling banyak digunakan oleh sektor industry dalam keluarga besar BBM kita, sedangkan premium banyak digunakan untuk transportasi. Oleh karena itulah, setiap elemen bangsa yang mampu, baik itu golongan manpu rumah tangga atau industry harus berjuang dan berada digaris terdepan memberikan darma baktinya kepada Ibu Pertiwi untuk mengurangi ketergantungannya kepada energy yang berasal fosil,’’ tegas Darwin.
Pabrik BDF sebagai pilot project di Indonesia ini, mempunyai bahan baku buah jarak, dengan luas areal perkebunan sementara lebih kurang 50 hektare dari alokasi area 500 hektare, hasil ini dapat menjadi bahan bakar pengoperasian dump truck Komatso tipe HD785 di lokasi pertambangan Adaro.
PT Adaro rencananya akan meng-outsource Jatropha dan tanaman lainnya dari lokasi, di luar lokasi operasional pertambangan, membangun rantai pasokan BDF yang dapat berproduksi dan digunakan secara berkesinambungan, sehingga dapat tercipta daerah operasional yang lebih ramah lingkungan, sedangkan UT sebagai distributor Komatsu Indonesia, akan memberikan dukungan berupa produk support untuk dump truck Komatsu yang berbahan bakar BDF.
Tabalong
Menteri ESDM Resmikan Peluncuran Bio Diesel Fuel
Bappeda Ekspose Master Plan Perkotaan
Tanjung, KP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tabalong, mengekpose master rencana pengembangan perkotaan yang akan dikawal oleh sedikitnya empat priode bupati.
Rencana pembangunan yang akan dilaksanakan berdasarkan paparan oleh PT Gafa Multi Consultants, pedoman rencana kerja penanganan kawasan ibukota Kabupaten Tabalong, terkait peruntukan lahan yang sudah ditetapkan dalam RDTR dan penentuan skala prioritas. ``Maksud penyusunan masterplan perkotaan ibukota Kabupaten Tabalong, karena perlunya pedoman rencana kerja penanganan kawasan perkotaan Ibukota Kabupaten Tabalong terkait dengan peruntukan lahan yang sudah ditetapkan dalam RDTR dan penentuan skala prioritas penanganan dalam setiap tahunnya,’’ terang Panca, dari Gafa Multi Consultants, saat memberikan paparan di Aula Penghulu Rasyid, Kamis (19/5), di Tanjung.
Adapun tujuan pembuatan master plan ini, lanjutnya, yaitu pertama menggambarkan kondisi kawasan perkotaan ibukota Kabupaten Tabalong, kedua menyusun pola penataan ruang kawasan yang lebih detail, serta yang ketiga, menyediakan dokumen masterplan perkotaan sebagai acuan bagi Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam merumuskan program dan kegiatan.
Selebihnya, dihadapan sejumlah pejabat yang terdiri dari DPRD setempat, yang diwakili oleh komisi I dan komisi III beserta pejabat dari instasni terkait, Panca mengharapkan, dokumen tersebut dapat menjadi bahan informasi bagi pemerintah daerah dalam menjaring peluang pendanaan dari sumber selain APBD.
``Dokumen ini, juga kita harapkan dapat menjadi bahan informasi bagi pemerintah daerah dalam menjaring peluang pendanaan dari sumber selain APBD Kabupaten Tabalong,’’ katanya.
Adapun latar belakang dibuatnya, master plan pengembangan perkotaan tersebut, menurutnya, lantaran pesatnya perkembangan Ibukota Kabupaten Tabalong pada lima tahun terakhir dan tingkat kedalaman RDTR Kawasan Perkotaan yang sudah ada tidak rinci, serta tidak terakomodir muatan dalam pengaturan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di kawasan perkotaan Kabupaten Tabalong.
``Wilayah kawasan perkotaan seluas 11.000 hektare, dengan administrasi wilayah terdiri dari dua kecamatan dan 11 desa/kelurahan, yakni Murung Pudak terdiri dari Desa Maburai, Mabuun, Sulingan, Pembataan, Belimbing dan Belimbing Raya serta Kecamatan Tanjung terdiri dari Tanjung, Jangkung, Hikun dan Kapar, semuanya akan dijadikan kawasan yang nyaman serta hijau lengkap dengan fasilitas yang layak huni,’’ sebut Panca.
Panca juga menyadari, betapa beratnya jika master plan ini diterapkan untuk itu, menurutnya perlu kerjasama dari berbagai element pemerintah dari masa ke masa, sehingga apa yang menjadi harapan menjadikan Kota Tanjung sebagai ibukota Tabalong, bisa menjadi kota yang nyaman dan mempunyai daya tarik tersendiri.
``Dengan adanya master plan ini, setidaknya dapat menjadi acuan dalam rencana pembangunan ke depan, sehingga pembangunan bisa terarah, lebih baik dimulai sekarang dari pada tidak sama sekali, mumpung fasilitas yang akan dibangun masih sedikit,’’ pungkas Panca.
Marak Video Porno, HTI Datangi DPRD
Tanjung, KP – Beredarnya video porno yang menjadikan selebritis di tanah air sebagai peran utamanya, menunjukan betapa parahnya praktek seks bebas di kalangan mereka, sekaligus menjadi ikutan oleh masyarakat, lebih khusus bagi kaum muda yang haus dengan sifat keingintahuannya tentang hal itu.Pendidikan Berkualitas Perlu Guru Profesional dan Bermartabat
Tanjung, KP – Guru merupakan faktor penentu utama dalam proses pendidikan. Apabila tidak ada guru dan pendidikan, maka dapat dipastikan suatu bangsa akan mengalami kerusakan moral, spiritual, dan intelektual yang lambat laun dapat menghancurkan bangsa itu sendiri. Lakukan Evaluasi Terhadap UN
Tanjung, KP – Usai melaksanakan Ujian Nasional (UN), jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabalong, agar segera melakukan evaluasi hasil UN, baik yang diikuti oleh siswa-siswi di tingkat SLTP maupun dari SLTA. Berita Lainnya...
Halaman 1 dari 13

Tabalong

