Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Tabalong RSUD Tabalong Sediakan VCT - Tujuh Orang Positif AIDS

RSUD Tabalong Sediakan VCT - Tujuh Orang Positif AIDS

E-mail Cetak PDF

Tabalong, KP – Sedikitnya tercatat sebanyak tujuh orang warga Kabupaten Tabalong, positif terkena penyakit yang menakutkan yaitu Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).
Kepastian adanya warga Tabalong yang positif AIDS, setelah pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat melakukan tes terhadap beberapa orang warganya, yang dilakukan secara sukarela.

Kabid pengendalian penyakit pada Dinkes H Maksum Dahlan mengatakan, kepada wartawan, belum lama tadi, bahwa pihaknya melakukan uji terhadap orang yang diduga AIDS sesuai dengan standart WHO. ``Kita tidak boleh sembarangan melakukan tes. Sesuai dengan aturan badan kesehatan dunia, tes terhadap seseorang harus dilakukan atas dasar sukarela, tidak boleh dipaksakan,’’ jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, tercatat ada tujuh orang kemungkinan jumlah itu lebih besar dari yang ditemukan secara resmi, karena penyebaran AIDS seperti fenomena, ‘Kerbau dalam Kubangan’.

``Bisa saja yang terlihat dipermukaan hanya tujuh orang, sementara yang tidak ketahuan, karena tidak diperiksa secara resmi, bisa sepuluh kali lipatnya,’’ kata Maksum.

Berbeda dengan daerah lain, penyebaran AIDS di Kabupaten Tabalong, lanjutnya, lebih banyak melalui jarum suntik yang dipakai secara bersamaan oleh para pengguna narkoba. ``Dalam hal ini, yang banyak kita temukan adalah para pengguna narkoba, mereka melakukan suntik secara bergantian dengan sesama pengguna, sehingga virus menyebar dengan cepat,’’ ungkapnya.

Menurut Maksum, penyebaran  AIDS yang tergolong cepat di masyarakat diperlukan fasilitas penunjang untuk mengetahuinya, sehingga secara dini sudah bisa diambil langkah pencegahannya.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tabalong, menyediakan fasilitas Voluntary Counselling and Testing (VCT) sebagai komponen efektif untuk pencegahan penularan HIV di masyarakat.

Dijelaskannya, diketahuinya seseoarang terkena HIV atau virus yang merusak kekebalan tubuh itu, yang sangat penting dari situ bisa diambil adalah langkah–langkah pencegahan penularan ke orang lain.

``Stadium lanjut dari HIV adalah AIDS, jadi dengan diketahuinya seseorang itu terkena HIV atau tidak, sangat diperlukan untuk langkah-langkah  penangannya secara medik,’’ papar Maksum.

``Kerahasiaan orang yang memeriksakan dirinya sangat kami jaga, jadi jangan kuatir untuk memeriksakan diri,’’ tandasnya.

Terpisah, Wakil Bupati H Muchlis SH mengatakan, Pemkab Tabalong sudah mulai mau mensosialisaikan tentang AIDS di lingkungan birokrasi, dan berjanji mulai tahun 2010 ini, akan mensosialisasikan tentang penyakit yang mematikan tersebut, di lingkungan Pemkab Tabalong.

``Sosialisasi tersebut, akan kita lakukan hingga ke tingkat kecamatan dan desa-desa pada tahun ini, tapi di lingkungan PNS dulu,’’ katanya.  (ros/K-6)