Pelajar yang dikirim akan menjadi mahasiswa IPB melalui jalur masuk Beasiswa Utusan Daerah (BUD) yang ada di IPB.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, Drs Erwan SH mengatakan, sedikitnya 20 sampai 25 pelajar yang akan dikirim melalui program tersebut.
``Mereka yang mendapatkan beasiswa, akan dilakukan seleksi dulu, sebagaimana yang sudah dipersyaratkan oleh IPB, seperti calon penerima beasiswa harus dari jurusan IPA dan memiliki nilai 7,00 untuk nilai mata pelajaran matematika, biologi, IPA dan fisika,’’ ujar Erwan, dihadapan para kepala Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) yang ada di Kabupaten Tabalong, belum lama tadi.
Ketua program BUD IPB Ir Ibnul Qoyim memaparkan, tentang pentingnya nilai 7,00 bagi calon mahasiswa di IPB melalui jalur BUD. ``Hampir semua departemen di IPB, berkaitan erat dengan keempat mata pelajaran tersebut, sehingga bila keempat mata pelajaran itu baik, maka yang lainnya bisa dipastikan akan baik,’’ jelasnya.
``Nilai tujuh bukan harga mati, bila dalam satu semester ada nilainya enam, harus ditutupi nilai di semester lainnya lebih tinggi dari tujuh,’’ tambah Ibnul.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabalong Drs Abdel Fadillah M.Si berharap, melalui program BUD ke depannya banyak warga Tabalong yang bisa menjadi sarjana pertanian yang handal, untuk membangun daerah ini.
``Tabalong sebagai daerah yang mengandalkan sektor perkebunan sejak tahun 1950, masyarakat kita sangat bergantung pada hasil perkebunan karet,’’ jelasnya.
Menurut Abdel, dengan adanya putra Tabalong yang berhasil nantinya, produksi karet yang melimpah di daerah ini, bisa ditingkatnya nilai jualnya dengan terobosan bidang perkebunan, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan para petani karet.
Sementara Kadisdik Erwan menegaskan, kalau program beasiswa yang bekerjasama dengan PT AI tersebut, sudah sejalan dengan visi misi Kabupaten Tabalong, untuk mewujudkan masyarakat Tabalong yang cerdas. (ros/K-6)



