Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Tanah Bumbu Mapanretasi Digelar 18 Maret

Mapanretasi Digelar 18 Maret

E-mail Cetak PDF

Batulicin, KP - Tanggal 18 Maret mendatang, warga suku Bugis di Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), secara pasti akan menggelar acara pesta pantai, atau yang lebih akrab disebut masyarakat Bugis Pagatan dengan nama  ‘Mapanretasi’.
Wakil Ketua Lembaga Ade Ogi Pagatan, Rijal Mahdi mengatakan, pembukaan Mapanretasi akan dilaksanakan pada tanggal 18 Maret mendatang. ``Kegiatan pembukaannya akan dilaksanakan pada 18 Maret mendatang,’’ ujarnya, kemarin.

Lebih lanjut dijelaskan Rijal, kepastian pembukaan di tanggal itu, karena masyarakat nelayan pagatan sudah mengadakan pertemuan bersama dengan lembaga Ade Ogi. Hasil rapat dihasilkan penetapan pembukaan tanggal 18 Maret.

Selain penentuan penetapan tanggal kegiatan, di rapat itu masyarakt nelayan  juga minta, lokasi pelaksanaan tetap di tempat semula, yakni di Desa Juku Eja serta beberapa desa lainnya yang berdekatan dengan Desa Juku Eja.

``Adapun maksud mereka minta di tempat semula dari kegiatan itu, supaya ada umpan balik terhadap ekonomi masyarakat setempat, sehingga mereka menikmati hasil dari penempatan itu, misalnya warga menyewakan halaman rumah untuk pedagang berjualan, selain itu mereka dapat terlibat langsung termasuk ikut berdagang pada event ini,’’ ungkap Rijal.

Adapun usul lainnya, tambahnya, halaman Kantor Koramil Pagatan ditetapkan sebagai tempat perkemahan para pengunjung, khususnya pengunjung yang datang dari luar Tanbu, seperti dari Pelaihari. ``Tempat ini, dipersilakan buat mereka untuk berkemah dan memasang tenda, demikan pula dari tempat yang lain, secara khusus tempat perkemahan atau mereka yang hendak bermalam beberapa waktu, lokasi ini di siapkan untuk itu,’’ tandas Rijal.

Meski pembukaan masih beberapa hari, tetapi nampaknya sudah banyak pedagang yang mempersiapkan tempat mereka untuk bejualan. Mereka datang dari berbagai tempat, termasuk pedagang souvenir, baju, pedagang makanan, serta pedagang-pedagang lain yang ingin memanfaatkan moment tersebut mencari penghasilan.

Pada intinya, sambung Rijal, nelayan pagatan dapat menikmati kegitan tersebut, karena kegiatan ini punya efek positif terhadap masyarakat setempat, oleh sebab itu masyarakat meminta tempat pelaksanaan tetap pada posisi semula.

Diterangkannya, untuk mengawali pembukaan Mapanretasi, saat sekarang mulai  dilaksanakan pertandingan sepak bola yang dilaksanakan di lapangan 17 Pebruari Pagatan, dan puncak acara Mapanretasi jatuh pada tanggal 25 April dengan sandro   yang akan melabuh sesajian ke laut adalah sandro tahun 2008–2009, yakni Sandro   Japri. (han/K-6)