Hal tersebut, disampaikan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Tanbu Ir H Edwar Turahman, Selasa (30/3).
``Mei 2010 nanti, penangkaran padi Basmati akan kita panen,’’ ujarnya, kepada KP.
Menurutnya, penangkaran padi jenis ini di mulai tahun 2009 tadi, dengan luasan lahan 100 hektare di Kecamatan Kusan Hulu dan Kusan Hilir. Penangkaran selanjutnya dilaksanakan lagi pada bulan Oktober dan Maret 2010.
``Adapun target selanjutnya, akan diperluas lagi menjadi 5000 sampai 10.000 hektare, guna persiapan benih padi Basmati di Kabupaten Tanbu, maupun di Kalsel,’’ tambah Edwar.
Lebih jauh dijelaskannya, padi Basmati berasal dari bahasa sangsekerta, yang berarti gurih dan wangi. Bulir benih berbentuk panjang ramping, dan beras basmati memiliki kandungan kadar gula yang rendah serta memiliki harga jual lima sampai enam kali harga jual beras biasa. Karena basmati punya keunggulan tersendiri untuk dikembangkan, sekaligus sebagai komuditas jual yang cukup baik di pasar lokal, apalagi untuk eksport keluar negeri.
Keunggulan basmati adalah memiliki karakteristik tersendiri seperti kadar gula yang rendah dan punya nilai ekonomis yang tinggi. ``Tentu saja, jika basmati ditanam semua petani, khususnya petani Tanbu dan petani Kalsel umumnya, jelas akan memberikan nilai jual yang bagus.
Sehingga petani yang menanam akan mendapatkan hasil jauh lebih besar dari pada menanam padi jenis biasa, serta jauh lebih menguntungkan,’’ papar Edwar Turahman.
Meski begitu, ia tidak menyangkal, saat penangkaran pertama tidak mencapai hasil maksimal, sebab untuk melakukan pengkaran ada faktor teknis dan non teknis hingga dapat mempengaruhi penangkaran. Misalkan saja faktor iklim, saat musim penghujan mungkin tidak masalah asal saja tidak berlebihan, tetapi ketika musim panas maka penangkaran akan berpengaruh jika tidak diimbangi dengan perawatan dan irigasi yng memadai. Sehingga perawatan dan cuaca tetap diperhitungkan. Adapun penangkaran yang kedua mudah-mudahan tidak mengalami masalah. Ada atau tidak masalah, tergantung faktor itu tadi, kalau normal saja target perluasan penangkaran 5000 hingga 10.000 hertare akan berjalan. ``Kita optimis target ke depannya akan tercapai,’’ pungkas Edwar. (han/K-6)



