Kedatangan menteri disambut langsung oleh Bupati setempat HM Zairullah Azhar, bersama unsur Muspida, Wabup, Sekda serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab setempat, tokoh agama, masyarakat, dan tokoh pemuda.
Turun dari pesawat, Menteri Hatta Radjasa disambut dengan payung hadrah dan rebana dari pelajar Darul Azhar.
Selanjutnya, menteri menuju Istana Anak Yatim dan menemui ribuan anak yatim piatu di sana.
Dalam tausyiahnya, dihadapan anak-anak yatim piatu di pendopo, menteri berpesan, agar anak-anak jangan lupa untuk bersyukur. ``Setiap hari harus banyak bersyukur. Karena syukur tersebut diwujudkan dengan ibadah yang banyak dan rajin belajar,’’ ujarnya.
Selain itu, menteri juga berpesan agar jangan mudah berputus asa dan menyerah. ``Nabi Muhammad SAW juga anak yatim, beliau berjuang tidak pernah mengenal lelah dan menyerah, hidup ini tidak mungkin tidak ada cobaan. Semakin sayang Allah SWT kepada kita, semakin tinggi pula cobaan yang diberikan, namun, cobaan tidak diberikan jika hambanya tidak sanggup memikulnya,’’ tuturnya.
Hatta Radjasa menambahkan, berjuang dan merubah dari keadaan alam yang gelap, kemudian menjadi terang benderang adalah beliau (Nabi Muhammad.red) dan juga anak yatim, ternyata beliau mampu merubah dunia. ``Untuk itu, kepada anak-anakku yang ada di sini, harus rajin dan bersyukurlah kepada Allah SWT, dan jangan mudah menyerah, karena menyerah adalah perbuatan yang kurang disenangi Allah,’’ imbuh menteri.
Karena itu, lanjutnya, kuatkan hati mantapkan semangat agar cita-cita yang di angan-angankan tercapai. ``Tanpa semangat dan kekuatan hati, maka akan malas bersyukur, malas belajar, dan malas berdoa, padahal, semuanya adalah kunci keberhasilan menuju kesuksesan,’’ tandas Hatta Radjasa.
Di kesempatan itu, menteri juga bercerita, ketika ia masih kecil, ia dititipkan kepada pamannya oleh orang tua. Dia sempat menjadi loper koran, akan tetapi dengan tekad yang kuat, serta rajin sekolah dan rajin belajar, Alhamdulillah, kemudian akhirnya bisa jadi menteri.
``Dulu saya seperti kalian juga, terpisah dari orang tua, tapi karena rajin belajar, selalu bersyukur, taat beribadah, dan tidak kenal menyerah, akhirnya saya biasa jadi menteri,’’ paparnya, sembari mengingatkan, ketika bersyukur, beribadah, dan berdoa, maka akan dimudahkan dan dikabulkan oleh Allah SWT apa yang dicita-citakan.
Usai memberikan tausyiah di istana anak yatim, menteri Hatta Radjasa, menghadiri penutupan pesta laut Mappanretasi di Pagatan Kecamatan Kusan Hilir. (han/K-6)



