Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Tanah Laut Tidak Ada Perawatan Pantai Takisung Kotor

Tidak Ada Perawatan Pantai Takisung Kotor

E-mail Cetak PDF

Pelaihari, KP – Pantai Takisung yang merupakan salah satu dari empat objek wisata pantai di Kabupaten Tanah Laut (Tala), sekarang ini nampak kurang terawat, banyak sampah berserakan, bukan saja di tepi pantai, tetapi juga di lokasi wisata.
Akibat sampah yang berserakan tersebut, menimbulkan bau yang tidak sedap, sehingga membuat tempat wisata itu kurang diminati oleh pengunjung, terutama pada hari-hari libur biasa seperti hari Minggu, pantai ini sepi dan sangat sedikit sekali pengunjungnya.

Sampah-sampah yang berserakan di pantai Takisung itu, seperti sampah plastik, ranting dan dedaunan serta kulit kelapa. Bahkan, juga ada kulit udang, yang membuat bau tak sedap pantai yang pada tahun 80 an ini, ramai dikunjungi masyarakat untuk berwisata.

Berdasarkan pemantauan KP di lapangan, baru-baru tadi, di samping banyak sampah yang berserakan, pantai Takisung ini, juga nampak telah terjadi pengikisan oleh air laut (abrasi) terhadap pantai tersebut, namun tingkat abrasinya, tidak separah bila dibandingkan dengan tingkat abrasi yang terjadi di pantai Swarangan.

Kalau sampah yang berserakan di pantai Takisung ini, dibiarkan begitu saja dan tidak segera ditanggulangi, maka pantai yang jaraknya lebih dekat dari ibukota kabupaten ini, tidak ada lagi wisatawan yang akan berkunjung di pantai itu.

Hal ini, bukan saja merugikan masyarakat yang biasanya menjual hasil perikanan mereka dan makanan maupun minuman, tetapi juga merugikan pemerintah daerah dalam penerimaan PAD.

Sementara itu, pantai Batakan yang dalam beberapa tahun belakangan ini ramai di kunjungi wisatawan, karena selain objek wisata ini bagus dan bersih, lokasinya juga lebih luas, dengan pepohanan pinus yang rindang, ditambah lagi pantainya lebih panjang kalau dibandingkan dengan pantai Takisung dan Swarangan. (rin/K-6)