Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Banua Kita Tapin Prosesi Baayun Maulid Diikuti 2.789 Peserta

Prosesi Baayun Maulid Diikuti 2.789 Peserta

E-mail Cetak PDF

Rantau, KP- Prosesi baayun maulid di Masjid Keramat Al Mukarromah, Desa Banua Halat Kabupaten Tapin, diikuti sebanyak 2.789 peserta, melebihi dari tahun-tahun sebelumnya.
Peringatan Maulidurrasul 1431 H tahun ini, di Masjid Al Mukarromah Banua Halat dilaksanakan Kamis(25/2) dan dimajukan dari yang biasanya dilaksanakan tepat pada 12 Rabiul Awal, hal ini mengingat tanggal 12 Rabiul Awal bertepatan pada hari Jum’at, sehingga dimajukan satu hari lebih awal.

Walaupun dimajukan lebih awal, peringatan Maulidurrasul di Desa Banua Halat ini tidak mengurangi makna dan kemeriahan dalam pelaksanaannya dan terbukti kali warga yang datang lebih banyak lagi dari tahun-tahun sebelumnya dan warga yang datang puluhan ribu orang dan bahkan lingkungan masjid sangat berjejal oleh warga yang ingin mengikuti prosesi peringatan Maulidurrasul yang sekaligus digelar baayun maulid.

Menurut panitia, yang juga Kabid Budaya Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Tapin Ibnu Mas’ud SIP, prosesi baayun maulid kali ini diikuti sebanyak 2.789 orang dan tidak hanya anak Balita saja tetapi juga orang dewasa.

``Peserta yang datang dan turut baayun tidak hanya warga di daerah ini saja, tetapi juga datang dari berbagai daerah di Kalsel, Kalteng, Kaltim dan ada beberapa orang yang datang dari Jakarta,’’ ujarnya, kepada {{KP}}, di sela  perayaan Maulidurrasul tersebut.

Menurut Ibnu Ma’ud, pelaksnaan Maulidurrasul dari tahun ke tahun semakin meriah dan meningkat, mengingat jumlah yang hadir dan yang turut baayun juga semkin bertambah.

Berdasarkan catatan paniti sejak tahun 1997 peserta yang mendaftar baayun sebanyak 117 orang, tahun 1998 bertambah jadi 125 ayunan, tahun 1999 jadi 133 ayunan, tahun 2000 sebanyak 265 ayunan, tahun 2001 295 buah dan tahun 2002 menjadi 345 buah.

Tahun 2003 terus bertambah menjadi 395 buah, tahun 2004 jadi 533 buah, 2005 menjadi 629 buah, 2006 sebanyak 734 buah, 2007 bertambah terus jadi 1.055 buah dan tahun 2008 masuk MURI dengan jumlah ayunan sebanyak 1.557 buah dan tahun 2009 lalu jadi 2.054 buah, serta tahun 2010 ini jadi 2.789 buah melebihi target yang ditentukan oleh panitia hanya 2.500 buah.

Sakin banyaknya pengujung yang hadir dan menyaksikan prosesi baayun anak, membuat panitia sempat kewalahan mengatur tempat ayunan untuk mengayun anak-anak yang mau diayun di dalam maupun di halaman sekitar masjid.

Salah seorang warga yang datang dari Kota Banjarbaru yaitu pasangan M Rasyi Hamdi dan Eka, sengaja datang untuk mengayun anaknya saat peringatan Maulidurrasul untuk mengayun putera pertamanya yang bernama Razan Rafii Hamdi, di masjid ini.

Dalam peringatan Maulidurrasul kali ini, puluhan ribu warga berdatangan di tempat ini untuk mengikuti dan menyaksikan secara langsung prosesi peringatan Maulidurrasul dan sekaligius prosesi baayun maulid yang digelar secara bersamaan.

Prosesi peringatan Maulidurrasul dan baayun maulid di tempat ini, tergolong unik dan khas bahkan hanya satu-satunya tempat yang melaksanakan prosesi peringatan Maulidurrasul yang diiringi dengan baauyun anak yang paling banyak diikuti oleh warga. (ari/K-6)