• Hari ini : Jumat, 19 Oktober 2018

Barito Terpaksa Kubur Asa Kemenangan, Ditahan Bali United 1-1

Banjarmasin, KP – Tim sepak bola kebanggaan banua, Barito Putra terpaksa harus kubur asa kemenangan, setelah ditahan imbang Bali United 1-1 pada lanjutan Go-Jek Liga 1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kalsel, Selasa (18/9)

Itu, setelah gol Douglas Packer pada menit ke-20 disamakan Bali United pada menit ke-41 lewat Antonius Jahannes Melvin Platje.

Gol balasan tersebut bersarang di gawang Barito Putera yang dijaga Aditya Harlan setelah umpan yang disodorkan M Taufik dapat dimanfaatkan Antonius Jahannes Melvin Platje setelah lepas dari jebakan offside.

Dengan tenang, Antonius Johannes Melvin Platje memperdaya kiper Barito Putera Aditya Harlan dengan tendangan kaki kanannya kesudut gawang.

Sementara gol Barito Putera yang diukir Douglas Packer dari titik finalti setelah bek lawan menyentuh bola di dalam kota terlarang tersebut.

Meski Barito Putera memasukkan Rizky Rizaldi Pora pada pertengahan babak kedua untuk mempertajam serangan.

Namun hingga peluit akhir dibunyikan, hasilnya tetap sama 1-1.

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro menyampaikan pertandingan timnya dengan Barito Putera berjalan sangat seru.

Di mana jual beli serangan, katanya, hampir terjadi disepanjang pertandingan, bahkan timnya beberapa kali pula meraih peluang untuk mencetak gol tambahan.

“Ini adalah hasil maksimal yang sudah kita dapat, sebab mengalahkan Barito Putera di kandangnya sangat sulit pastinya,’’ katanya.

Dia menyatakan, hasil seri dengan Barito Putera ini merupakan hal yang sudah sangat baik, meskipun target sebelumnya mendapat poin penuh.

Sementara itu, pelatih Barito Putera Jacksen Ferreira Tiago menyatakan, pertandingan dengan Bali United ini sangat membuat bebannya sebagai pelatih harus menahan kesabaran.

Utamanya, kata dia, pada sang pengadil lapangan yang dianggapnya tidak berlaku cukup adil pada timnya, bahkan saat menetapkan gol ke gawang timnya yang dinilainya jelas itu offside.

“Saya tidak pernah berkomentar tentang wasit, tapi kali ini saya anggap sudah keterlaluan,’’ tuturnya menahan tangis.

Dia mengaku sangat emosional terhadap beberapa keputusan wasit yang penuh merugikan timnya, sebab keputusan-keputusan wasit itu membuat gangguan bagi semangat dan motivasi para pemainnya.

“Saya nyatakan wasit yang memimpin laga ini sangat tidak adil,’’ ujarnya. (opq/net/K-2)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua