• Hari ini : Minggu, 21 Januari 2018

Bersama Peragakan Alat Teknologi

SOSIALISASI – Perizinan bidang penanaman modal. (KP/Agus)
SOSIALISASI – Perizinan bidang penanaman modal. (KP/Agus)

Pelaihari, KP – Bupati Tanahlaut (Tala) H Bambang Alamsyah mengatakan pertanian ini sangat penting oleh karenanya peningkatan hasil produksi pertanian menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kabupaten Tanahlaut. “Terlebih di Tanahlaut hampir 75persen adalah pertanian,”kata Bambang Alamsyah saat memberikan sambutan dihadapan Dirjen Pertanian Sumarjo Gatot Irianto Dirjen Sarana Prasarana Kementan RI, dan dua Mayjen TNI, Rabu (4/8) disela demo alat teknologi pertanian di Desa Tambak Sarina Kabupaten Tala.

Dua Mayjen yang melakukan kunjungan kerja ke Tanahlaut tersbut yakni Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Jhoni L Tobing, Asisten Teritorial Mayjen Komarudin Lubis Bupati Bambang Alamsyah menjelaskan saat ini dalam memacu pembangunan ekonomi Pemerintah sangat fokus terhadap pertanian dengan melibatkan semua stake holder.

“Bahkan saat ini bukan hanya pemerintah tetapi TNI dan Polri terlibat langsung untuk meningkatkan produksi pertanian,”katanya.
Terbukti TNI turut serta meberikan kontribusi melalui cetak sawah baru bersama masyarakat petani kita.

Konsep kami dalam memajukan pertanian ini lanjut Bambang yaitu memadukan alat teknologi dipetani. “Terbukti kita sudah mendistribusikan 1000 handtraktor ke masyarakat petani. Itu semua demi meningkatnya hasil pertanian dan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat,”katanya.

Tidak hanya alat teknologi pertanian tetapi infrastruktur pertanian jalan dan irigasi menjadi konsen kami untuk direalisasikan. Agar petani kita mampu menikmati hasil maksimal.

Kami sebagai pemrintah daerah, selalu siap menjalankan tugas. “Apapun program pemerintah pusat kita siap menjalankannya,”katanya.

Dengan hasil yang ada kami mengajak semangat dan berayukur. Apapun itu jika ada Kesulitan menabah lahan baru untuk pertanian maka tentu ada cara sistem menggarapnya. Silahkan banyak pertanya kepada penyuluh pertanian atau ke dinas pertanian. ” Jadi jangan supan bertanya,”katanya.

“Bupati Bambang Alamsyah juga mengingatkan agar pasca panen, jerami padi jangan sampai dibakar sebab menimbulkan asap polusi. ” Jerami harus disimpan dan bisa digunakan sebagai pupuk organik,”katanya.

Tahun lalu lanjut Bambang kita sangat mengkhawatirkan soal asap yang melanda daerah kita. “Jadi jangan sampai ada pembakaran lahan mari kita kelola jerami ini menjadi bahan pupuk organik,”katanya.

Sementara Aster Kasad Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak mengatakan TNI akan terus memberikan kontribusi untuk kemajuan pertanian. Apalagi ini sudah menjadi intruksi presiden. Makanya jelas dia perluasan tanam serapan gabah dan cetak sawah baru harus berjalan baik. “TNI siap mengbackup petani agar kita bisa swasembada pangan,”katanya.

Saat ini dari 260ribu hektar sawah baru yang di canangkan pemerintah TNI sudah memberikan kontribusi mencapai 70persen cetak sawah baru. Dari target 100.000 hektar.

Mantan Danrem 1001 Antasari ini juga meminta TNI agar terus membangun kerjasama agar hasil pertanian semakin baik. “Ia juga berpesan agar TNI benar-benar kerjasama memajukan pertanian jangan sia-siakan kesempatan ini. TNI terlahir dari rakyat Karenya harus menyatuh dengan masyarakat untuk memajukan pertanian,” tutupnya. (rin/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua