• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Bersama Perangi Narkoba

SAMBUTAN - Asisten I Pemerintahan dan Kesra Jamidin Praja, menyampaikan sambutan, pada sosialisasi masalah narkoba oleh jajaran Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, bersama BNN Kalsel. (KP/Ist)
SAMBUTAN – Asisten I Pemerintahan dan Kesra Jamidin Praja, menyampaikan sambutan, pada sosialisasi masalah narkoba oleh jajaran Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, bersama BNN Kalsel. (KP/Ist)

Marabahan, KP – Jajaran Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, prihatin dengan cukup maraknya peredaran Narkoba di Bumi Antasari. Untuk itu, mereka pun gencar melakukan pencegahan bersama BNN Kalsel dengan melakukan sosialisasi bahaya penggunaan zat adiktif tersebut. Salah satu wilayah yang menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut, adalah Kabupaten Batola.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Syahdillah, wilayah Kabupaten Batola tepatnya Kecamatan Alalak, sangat dekat dengan Ibukota Kalsel yakni Kota Banjarmasin yang cukup marak dengan peredaran narkoba.

“Batola adalah daerah yang cukup riskan atas peredaran Narkoba, mengingat wilayah Batola berdampingan dengan Kota Banjarmasin.

Karena itu, kami turun untuk melakukan sosialisasi,’’ ujarnya, saat menyampaikan sambutannya di Aula Mufakat kantor Bupati Batola, Jumat (5/8). Dalam kegiatan yang diikuti Wakil Ketua Komisi I KH M Husni Nurin, Sekretaris Komisi I Kamariatul Herlina, para anggota Komisi I DPRD Kalsel, dan Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, BNN Kalsel H Ifansyah itu, Syahdillah juga menyatakan, saat ini Perda tentang penyalahgunaan narkoba sudah ada dan dalam tahap sosialisasi. “Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat kita mengerti tentang bahaya penggunaan narkoba,’’ katanya.

Diharapkan, setelah selesai kegiatan sosialisasi tentang bahaya penggunaan narkoba ini, para stakeholder bisa menyampaikannya kembali kepada masyarakat. Sehingga masyarakat, terutama para orangtua bisa melakukan pencegahan dini dengan menjaga anggota keluarga mereka masing-masing. Sementara itu, Bupati Batola H Hasanuddin Murad menyatakan, rasa terima kasihnya atas kunjungan yang dilakukan jajaran Komisi I DPRD Kalsel itu. Menurut bupati, Narkoba merupakan musuh bersama dan harus dibasmi sampai ke akar-akarnya.

“Bumi Ijejela harus bersih dari penyalahgunaan dan perdaran Narkoba. Semua komponen masyarakat harus bersatu memeranginya,’’ ujarnya, dalam sambutannya yang disampaikan Asisten I Pemerintahan dan Kesra Jamidin Praja. Diharapkan, lanjutnya, dengan adanya kunjungan ini, seluruh SKPD terkait di jajaran Pemkab Batola maupun instansi terkait lainnya, dapat saling tukar informasi berkenaan dengan maksud dan tujuan yang disampaikan oleh ketua dan anggota Komisi I DPRD Kalsel.

“Sekaligus menjadikan momen ini untuk bersama-sama membangun sinergisitas yang kuat dan solid, guna mewujudkan apa yang kita harapkan bersama,’’ tandasnya. ementara itu, Ketua DPD AMPI Kabupaten Batola, Hery sasmita berpesan, kepada jajaran Komisi I agar selalu memfokuskan perhatiannya kepada para pemuda di Bumi Ije Jela, sehingga terhindar dari penyalahgunaan Narkoba.

“Cuma satu pesan saya kepada bapak-bapak komisi I, tolong fokuskan perhatiannya kepada para pemuda di daerah ini, jangan sampai akibat kedekatan dengan wilayah Kota Banjarmasin, pemuda di daerah ini menjadi sasaran empuk para pengedar Narkoba,’’ ujarnya. (adv/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua