• Hari ini : Jumat, 19 Januari 2018

BNI Kerjasama Water Boom Kurangi Peredaran uang Cash

PADAT PENGUNJUNG -Meskipun kondisi perekonomian banua sedang lesu belum banyak berpengaruh pada arus kunjungan wisata lokal Wahana bermain air Water Boom Km 11 setiap akhir pekan ramai dikunjungi pengunjung tidak hanya dari Banjarmasin dan kabupaten dan kota namun dari Kalteng dan Kaltim berkunjung kesini setiap harinya. (KP/Hifni)
PADAT PENGUNJUNG -Meskipun kondisi perekonomian banua sedang lesu belum banyak berpengaruh pada arus kunjungan wisata lokal Wahana bermain air Water Boom Km 11 setiap akhir pekan ramai dikunjungi pengunjung tidak hanya dari Banjarmasin dan kabupaten dan kota namun dari Kalteng dan Kaltim berkunjung kesini setiap harinya. (KP/Hifni)

BANJARMASIN, KP  – Perbankkan papan atas Indonesia BNI Wilayah Banjarmasin gandeng manajemen wahana wisata air Water Boom untuk mengurangi peredaran uang cash atau membayar secara tunai ketika masuk Water Boom dengan menyediakan kartu Tap Cash pertama diperkenalkan di Kalsel upaya mendukung program pemerintah pusat.

Pinwil BNI Kalimantan, Muhammad Zupri didampingin sejumlah pejabat lainnya kepada wartawan menjelaskan, hari ini kartu Tap Cash pertama kami lounching di Wahana Air Water Boom untuk memudahkan pengunjung melakukan transaksi masuk tanpa harus mengeluarkan uang tunai lagi, termasuk jika ingin berbelanja makanan dan minuman disekitar lingkungan water Boom.

“Ini bentuk BNI mendukung gerakan nasional non tunai dan mendukung program pemerintah pusat serta mengurangi peredaran  uang tunai di area wahana air apalagi disini transaksi yang terjadi setiap harinya cukup besar ,’’katanya.

Dikatakan pengurus KADIN Kalsel, ini tentu memudahkan masyarakat dalam melakukan transasksi tunai selain menghindari uang hilang atau tercecer seperti yang kadang terjadi disini apalagi pengunjung disini tidak hanya dari Kalsel saja namun juga warga Kalteng dan Kaltim karena wahana air disini sudah sangat modern dan lengkap.

Kedepan BNI Kalsel juga akan melebarakan kerja samanya dengan ritel modern, SPBU hingga mernchan-mernchan lainnya seperti yang terjadi di Pulau Jawa dengan Tap Cash ini dengan target kami 10 ribu.
“Kami melakukan MoU dengan manajemen Water Boom karena keterikatan hubungan kemitraan yang sudah berjalan cukup lama bahkan waktu manajemen memulai usaha ini sejak beberapa tahun yang lalu,” jelasnya.

Tap Cash ini tentu sangat baik untuk mengontrol transaksi keuangan manajemen dari segala penyimpangan dan perusahaan tentu akan aman karena keluar masuk uang kita jadi lebih terkontrol setiap hari dan bulannya hingga meningkatkan efektifitas perusahaan itu sendiri.

Owners Water Boom, H Ibramsyah disela pelaksanaan MoU kepada wartawan mengungkapkan, pihaknya merasa sangat terbantu dengan kerja sama ini terutama dari sisi keuangan karena pengunjung sangat dimudahkan tidak perlu menggunakan uang tunai lagi cukup hanya dengan membawa Tap Cash ketika berkunjung kesini.
“ Kami berharap kerja sama dan mensukseskan program permintah pusat ini tidak hanya disini saja namun dalam bentuk lainnya karena kami 2017 ini akan memperbesar lagi ada Wahana Keringnya yang akan dibangun seluas 1 hektar lebih,” sebutnya.

Wahan Kering seluas 1 hektar ini akan selesai sekitar 2018 nanti disana ada wahana bermain costers modern, ada tempat bersepeda seperti naik gunung dan rintangan lainnya hingga boom-bom car modern lainnya agar ini bisa terlaksana diharapkan dukungan bank BNI.

Ditambahkan H Ibram, untuk pengunjung mendapatkan kartu Tap Cash tentu sangat mudah karena Bank BNI telah menyediakan counternya disini buka setiap hari dan mulai hari ini dapatkan kartu Tap Cash isi Rp10,000,- secara gratiss.

Manager Water Boom Km 11 Pesona Modern, Edwin Saleh Warisman , kepada wartawan membenarkan jika arus pengunjung water boom memasuki awal tahun 3 bulan terakhir cendrung dalam keadaan stabil tidak ada penurunan pada akhir pekan ribuan pengunjung yang memadati wahana air ini.

Bahkan, katanya, saat akhir pekan seperti ini pengunjung yang datang tidak hanya dari Banjarmasin saja namun kabupaten lainnya seperti Tanjung, Amuntai hingga Kotabaru bahkan dari Kalteng dan Kaltim, mereka biasa datang dengan rombongan keluarga mobil pribadi juga menggunakan bus-bus besar hingga angkutan taxi yang mereka manfaatkan.

Disebutkan, jumlah pengunjung saat akhir pekan setiap harinya bisa mencapai 4000 hingga 5000 lebih pengunjung sedangkan hari biasa sekitar 1000 hingga 1500 pengunjung saja namun arus pengunjung kembali akan membludak jelang liburan panjang sekolah nanti.

Disisi lain, katanya, pihaknya juga terus melakukan pembenahan fasiltas yang sudah ada agar pengunjung merasa nyaman dan aman ketika bermain disini dan untuk sementara kolam ombak tsunami masih menjadi paforit kujungan keluarga karena seperti berada dibibir pantai alami dengan ombak yang cukup tinggi 3 meteran air biru yang sangat jernih.

“Kami sarankan liburan panjang tahun ini, tidak perlu lagi jauh-jauh lagi, karena ombak boom tsunami water boom sudah sama dengan ombak alam,” Manager Water Boom Km 11 Pesona Modern, Edwin Saleh Warisman . (hif/K-7)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua